×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

3 - Pura Agung Besakih

Tanggal 17 May 2018 oleh Sobat Budaya.

Nama Pura Agung Besakih bisa dikatakan sama terkenalnya dengan Tanah Lot, Kuta, atau Gunung Agung di Bali karena tempat peribadatan umat Hindu ini merupakan induk pura-pura yang ada di Pulau Dewata. Pura ini masih menyandang konsep terdahulu, yakni terdiri dari 18 pura pendukung (pekideh) yang merupakan satu kesatuan konsep dengan titik pusat berada di Pura Agung Besakih.
Empat diantara ke-18 pura yang termasuk dari pura pekideh ini telah ditetapkan sebagai penyandang status sebagai Pura Catur Lokapala yang menggambarkan eksistensi Tuhan diempat penjuru mata angin. Keempatnya adalah Pura Batu Madeg yang berada di arah utara sebagai Sthana Dewa Wisnu, Pura Kiduling Kreteg yang menempati arah selatan sebagai Sthana Dewa Brahma, Pura Gelap dengan menempati arah timur sebagai Sthana Desa Icwara dan Pura Ulun Kulkul yang menempati arah barat sebagai Sthana Dewa Mahadewa.
 
Kawasan Pura
Kawasan Pura Besakih menempati areal yang lumayan luas dalam radius sekitar 3 kilometer dengan Pura Pesimpangan di sisi hilir dan Pura Pangubengan di sisi hulu. Dalam setiap tahunnya di Pura Agung Besakih kerap diadakan upacara Bhatara Turun Kabeh, atau sering juga disebut dengan Ngusaka Kadasa. Upacara ini sangat bernilai dan bersamaan dengan upacara Ngusaba Kadasa di Pura Batur dimana keduanya menempati simbol Purusa dan Pradana dalam konsep Rwa Bhineda.
 
Diambil dari penjelasan Awig-Awig Desa Besakih, upacara Bhatara Turun Kabeh merupakan akhir dan rangkaian kegiatan sekitar 120 upacara besar dan kecil yang berlangsung secara berkala setiap enam bulan atau satu tahun di lingkungan 18 Pura Agung Besakih. Berbagai aci dan ngusaba di Pura Besakih dan Pekideh ditutup dengan Tawur Labuh Gentuh di Bancingah Agung pada Saish Kasanga. Prosesi ini terus berlanjut sampai tepat Purnama Kadasa dengan dilaksanakan persembahan Bhatar Turun Kabeh.
 
 
Salah satu pura yang bernama Pura Batu Madeg yang berada di salah satu Pura Catur Lokapala terletak di utara Pura Penataran Agung Besakih disimbolkan sebagai puncak kejayaan di masa kebudayaan megalitikum. Dinamakan Pura Batu Madeg karena ditemukan sebuah batu yang mampu berdiri tegak. Dimana “batu ngadeg” atau “batu tegak” diartikan sebagai batu yang mampu tegak atau batu berdiri. Meru Tumpang Sebelas dengan Batu Madeg di dalamnya inilah pelinggih yang utama di Pura Batu Madeg tersebut.
 
 
Sumber:
http://bali.panduanwisata.id/pura-hindu-bali/melongok-relijiusitas-di-pura-agung-besakih/

DISKUSI


TERBARU


Kerak Telor: Si...

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Kuliner

Kerak Telor: Simbol yang Lahir dari Keterbatasan Mengapa sebuah kuliner sederhana yang terbuat dari sisa beras ketan dan telur ini mampu menempati...

Panduan Mengena...

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Kuliner

Panduan Mengenal Masakan Khas Karo Masakan khas Karo merupakan warisan kuliner dari Tanah Karo, Sumatera Utara, yang dikenal dengan penggunaan remp...

Panduan Praktis...

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Alat Musik Tradisional

Panduan Praktis Memahami dan Memainkan Angklung Jawa Barat Angklung merupakan alat musik tradisional multitonal yang menjadi identitas budaya Jawa...

Panduan Memaham...

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Cerita Rakyat

Panduan Memahami Legenda Nyi Roro Kidul: Dari Mitos hingga Praktik Budaya Nyi Roro Kidul merupakan salah satu figur mitologis paling ikonik dalam...

Harmoni di Anta...

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Tradisi Nelayan

Harmoni di Antara Ombak: Tradisi Nelayan Pantai Selatan Ketika fajar mulai menyingsing di ufuk timur, memoles permukaan Samudra Hindia dengan warna...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum...