×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Sumatera Selatan

Asal Daerah

Sumaetera Selatan

Ajungan Provinsi Sumatera Selatan di TMII

Tanggal 05 Jan 2012 oleh hokky saavedra.

Rumah limas merupakan bangunan induk anjungan, berupa rumah panggung berbentuk empat persegi panjang, beratap limas yang pada bagian puncaknya terdapat hiasan kuncup bunga cempaka (simbar) dan di ujungnya ada hiasan lengkungan pendek ekor bebek. Di pintu dan jendela ada hiasan yang sekaligus berfungsi ventilasi. Tangga masuk rumah terletak di bagian depan dengan anak tangga berjumlah ganjil. Dahulu, rumah limas merupakan tempat tinggal para bangsawan.
 
Kata limas berarti piramida yang terpancung (di jawa dikenal dengan istilah limasan). Rumah adat limas mengandung makna yang sangat mendalam dan merupakan simbolisasi dari suatu ungkapan yang antara lain diekspresikan dalam bentuk atap yang curam dan lima tingkatan pada lantai atau kekijing. Atapnya berbentuk limas. Badan rumah berdinding papan. Pembagian ruangan yang telah ditetapkan (standard)• Bertingkat-tingkat (Kijing). Keseluruhan atap dan dinding serta lantai rumah bertopang di atas tiang-tiang yang tertanam di tanah. Mempunyai ornamen dan ukiran yang menampilkan identitas budaya Palembang. Atap rumah limas berbentuk piramida terpancung.Di bagian atas atap limas terdapat ornamen berupa simbardan tanduk. Simbar diartikan sebagai mahkota rumah dengan hiasan bunga melati, yang melambangkan kerukunan dan keagungan rumah adat limas tersebut. Sedangkan tanduk berfungsi sebagai penghias atap, namunjumlah tanduk tersebut mempunyai arti tersendiri. Terdapat pengaruh kebudayaan Islam pada tanduk tersebut.
 
Rumah limas memiliki lima ruangan yang bertingkat (kekijing), melambangkan adanya lima jenjang dalam masyarakat, yakni menurut usia, jenis, bakat, pangkat, dan martabat. Tingkat pertama berupa ruangan tak berdinding, semacam beranda, disebut pagar tenggalung, digunakan untuk beristirahat dan menerima tamu ketika ada upacara adat. Ruang kedua disebut jogan, khusus untuk kaum pria. Ruang ketiga disebut kekijing ketiga, lantainya lebih tinggi, dipisahkan oleh penyekat (kiyam), berfungsi sebagai tempat duduk undangan, atau kerabat setengah baya ketika ada upacara adat. Ruang keempat, disebut kekijing keempat, lantainya lebih tinggi, berfungsi sebagai tempat duduk undangan dan kerabat yang lebih tua, tumenggung, dapunto, dan datuk. Ruang kelima disebut gegajah, merupakan ruangan terbesar, berfungsi untuk menerima tamu atau tempat duduk wanita terhormat.
 
Dulu di Palembang banyak sekali Rumah Limas/Rumah Bari. Namun, sekarang tidak lebih dari beberapa unit rumah saja. Semua sudah berubah menjadi bangunan beton, ruko, hancur dimakan zaman dan dihancurkan. 
 
Rumah limas di Anjungan Sumatera Selatan digunakan untuk ruang pameran berbagai aspek budaya, antara lain tempat duduk raja (puade), pakaian adat, kain songket, pelaminan pengantin, keramik, aneka kerajinan gading, kuningan, dan timah.

Gaya arsitektur di Ajungan Provinsi Sumaetera Selatan di Taman Mini Indonesia Indah Tanggal foto: 22 Februari 2008 Foto: Jalan-jalan IACI
tampak luar
ruang kamar pengantin di anjungan Sumsel Taman Mini

DISKUSI


TERBARU


Rumah Adat Wolo...

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah adat di Desa Wolotopo merupakan rumah tua yang masih mempertahankan dan melestarikan tradisi megalitik. Bangunan ini dibangun di ata...

Kedha Kanga

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Kedha kanga adalah bangunan kayu berukuran kecil yang ditemukan di atas bukit Desa Wolotopo, bersama dengan rumah adat kuno dan batu-batu...

Benteng Tujuh L...

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Benteng Tujuh Lapis adalah sebuah benteng yang menjadi saksi bisu kepahlawanan dan sikap pantang menyerah Tuanku Tambusai beserta pasukann...

Kemplang

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kemplang adalah kerupuk ikan khas Bangka, Palembang, dan Lampung. Adonan kemplang di Desa Gedong terkenal paling enak dan sering dijadikan...

Tari Campak

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Campak diperkirakan dibawa ke Belitung dari Kepulauan Riau pada abad ke-18 Masehi melalui Pulau Seliu. Tarian ini disebarkan oleh seo...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...