×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Alat Musik Tradisional

Elemen Budaya

Alat Musik

Provinsi

Jawa Barat

Asal Daerah

Tasikmalaya

Badeng

Tanggal 17 Feb 2015 oleh Muhammad Arif Nurrohman17.

Kesenian Badeng berada di desa Tanjung mekar kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.   Menurut ceritera seni Badeng ini berasal dari desa Sukamerah kecamatan Pagerageung.   Seni Badeng ini di pergelarkan pada waktu pesta khitanan, namun pada saat ini kadang-kadang di pergelarkan pada acara­-acara kenegaraan.   Bentuk pertunjukan seni badeng ini didukung oleh 14 orang pemain antara lain: 7 orang juru Angklung, 4 orang juru Dog-dog, 2 orang juru Dog-dog Badeng, seorang juru Angklung Badeng. Sedangkan Angklung yang di pergunakan sejenis dengan Angklung Buncis atau Badud sebanyak 7 buah di mainkan sebagai Angklung melodi namun lagunya tidak sama dengan lagu pada Angklung Buncis.  

Salah seorang tokoh penggarap Angklung Badeng ini adalah bapak Ahri Sobari.   Demikian uraian singkat mengenai Seni Badeng dari desa Tanjung mekar kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya. Menurut penuturan bapak Ahmada Husna Penilik Kebudayaan Kandep Dikbud Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.  

Kesenian Badeng juga terdapat di kampung Sukabatu desa Sanding Kec. Malangbong Kab. Garut, menurut keterangan dari salah seorang tokoh di daerah tersebut di perkirakan sudah ada sejak abad ke 17.Istilah Badeng sendiri berasal dari kata Pahadreng yang berarti musyawarah, akan tetapi ada juga yang mengatakan berasal dari bahasa Arab yaitu badiun yang berarti aneh. Pencipta dan pembuat waditra Badeng ini adalah Embah Santing, Embah Acok, Embah Arpaen dan Embah Nursaen.   Setiap kali akan mengadakan perge­laran seni badeng, maka penduduk setem­pat terlebih dahulu berjiarah ke makam Embah Acok (kepala desa Sanding) sebagai tanda penghtormatan atas jasanya dalam menciptakan seni Badeng tersebut.   Pada abad 18 seni Badeng di lanjut­kan oleh Madnuki, Djaja, Suminta dan Madja.   Pada abad 19 di lanjutkan oleh Sarkowi dan Naedji. Sedangkan dari tahun 1950 -1970 di lanjutkan oleh Kohri, Saman dan Suherman.   Bentuk pertunjukan dari seni badeng ini di dukung oleh 7 orang pemain yang mempunyai fungsi sebagai berikut : 2 orang penabuh Dog-dog lojor, 1 orang pemegang Angklung Roel, 1 orang pemegang Angklung Kecer, 1 orang pemegang Angklung Indung, 1 orang pemegang Angklung Kencrung, 1 orang juru Kawih. Pemain Dog-dog sambil menabuh kadang-kadang di barengi dengan menari.   Demikian ringkas ceritera mengenai Badeng yang terdapat di kampong Tanjungmekar Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, menurut penuturan bapak Sukandi, Penilik Kebudayaan Kandep Dikbud Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.  

Lokasi:  Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Rajapolah

Informasi Lebih Lanjut: Bapak Ahri Sobari dan Bapak Ahmada Husna, Penilik Kebudayaan Kandepdikbud Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya 

DISKUSI


TERBARU


Museum Istana A...

Oleh Kyas1 | 11 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Museum Istana Asserayah El Hasyimiah adalah museum khusus yang berlokasi di bangunan peninggalan Kerajaan Melayu terbesar di Riau, yaitu K...

Sulukan Wayang...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Penelitian ini bertujuan untuk mencari penjelasan tentang ragam sulukan wayang kulit purwa gaya Yogyakarta versi Timbul Hadi Prayitno, Had...

Musik Liturgi I...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Musik liturgi inkulturatif adalah praktik penggunaan musik yang menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dalam perayaan liturgi Katolik. Di...

Kereta Singo Ba...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Kereta Singo Barong merupakan salah satu objek seni yang tersimpan di Museum Kasepuhan Cirebon. Objek ini mengalami perubahan makna seirin...

Prasasti Kakuru...

Oleh Kyas1 | 07 Oct 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Fisik Prasasti Kakurugan adalah sebuah tulisan Jawa Kuno. Isi/Kandungan Prasasti ini membahas tentang peran pendekar pada masa Pemerinta...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...