|
|
|
|
|
|
Batik Jonegoroan Tanggal 07 Aug 2018 oleh OSKM18_16618250_Lukas Adiwijaya Djajakirana. |
Kabupaten Bojonegoro dengan kondisi geografis dan potensi sumber daya alamnya memiliki potensi besar bagi pengembangan kerajinan batik, khususnya batik yang memiliki motif khas Bojonegoro. Terlebih lagi dengan masih banyaknya potensi sumber daya manusia terutama kaum wanita. Berangkat dari pemikiran memberdayakan secara optimal kaum wanita untuk menekuni usaha mandiri, sehingga dapat menambah pendapatan keluarga. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, pada tanggal 29 Desember 2009 menyelenggarakan festival desain motif batik khas Bojonegoro, Festival itu bertujuan untuk mengangkat potensi daerah Bojonegoro yang di goreskan dalam sebuah motif batik. Dalam penentuannya dipilih 9 karya yang ditetapkan sebagai “Motif Batik Khas Bojonegoro” selanjutnya dipopulerkan dengan nama “Batik Jonegoroan”.
Motif - motif Batik Jonegoroan pada saat itu diantaranya yaitu: Rencak Thengul, Parang Lembu Sekar Rinambat, Sekar jati, Pari Sumilak, Sata Ganda Wangi, Parang Dahana Mungal, Jagung Miji Emas, Mliwis Mukti dan Gatra Rinonce.
Motif - motif tersebut menggambarkan ciri khas budaya, geografis, sumber daya alam, dan juga berbagai aspek yang melekat dengan masyarakat yang berada di Bojonegoro.
Kemudian pada tahun 2012 muncul beberapa motif baru. Diantaranya ialah motif: Belimbing Lining Lima, Pelem-pelem Sumilar, Sekar Rosella Jonegoroan, Woh Roning Pisang dan Surya Salak Kartika. Ide ini diangkat dari potensi agro yang berada Kabupaten Bojonegoro, diantaranya kebun belimbing di Kecamatan Kalitidu dan kebun salak di Kecamata Kapas.
Pada saat ini, sekolah-sekolah yang berada di daerah Bojonegoro, diwajibkan untuk menggunakan motif batik khas Bojonegoro sebagai seragam batik pada sekolah, dari SD, SMP, maupun SMA yang berada di Bojonegoro. Selain itu, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga diwajibkan untuk menggunakan motif batik ini, agar motif batik Bojonegoro dapat berkembang dan menjadi motif yang terkenal.
Sumber: http://jawatimuran.net/2016/10/10/batik-jonegoroan/
https://rachnasandika.com/2017/11/27/sejarah-kontemporer-dan-makna-motif-batik-khas-bojonegoro/
#OSKMITB2018
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend... |
|
Ukiran Gorga Si...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum... |