×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Bangunan

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Jawa Barat

Gedung Societeit Concordia

Tanggal 06 Aug 2018 oleh OSKM_19918149_Bobby ITB_2018.

Gedung Merdeka yang sebelumnya bernama Gedung Societeit Concordia dikenal oleh dunia sebagai tempat diselenggarakkannya Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Dulunya gedung ini hanya sebuah kedai kopi kecil yang sering digunakan para meneer dan Noni Belanda anggota Societeit Concordia sebagai tempat nongkrong. Pada 1895 anggota Societeit Concordia memiliki gedung khusus dimana pribumi dan sembarang orang tidak bisa masuk begitu saja. Kemudian gedung mulai diperluas menjadi lebih megah dengan fungsi sebagai ruangan umum. Gedung ini sempat dijadikan tempat pesta ataupun tempat perkawinan. Pada 1921 Van Galen Last dan Wolff Schoemaker merombak gedung ini dengan gaya art deco yang menunjukkan struktur dan fungsi gedung. Gedung semakin terlihat kokoh dengan pilar-pilar besar di depan pintu masuk. Pada 1940 gedung ini mengalami perubahan gaya arsitektur menjadi International Style sehingga gedung menampilkan kesan menarik dan tidak kaku.

Pada masa penjajahan Jepang gedung ini dinamakan Dai Toa Kaman dengan fungsi sebagai pusat kebudayaan. Pada masa proklamasi gedung ini dijadikan sebagai markas pemuda Indonesia guna menghadapi tentara Jepang. Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Kota Bandung sebagai penyelenggara Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 dan sampai sekarang gedung ini masih dijadikan sebagai tempat pertemuan Konferensi Asia Afrika. 

Sebagai masyarakat Bandung saya mengajak kalian semua untuk tetap menjaga dan melestarikan Gedung Merdeka ini sebagai icon di mata dunia. Mencegah adanya aksi vandalisme di Gedung Merdeka merupakan salah satu aksi untuk tetap menjaga Gedung Merdeka agar tetap terlihat megah dan mewah. Tidak mengotori area sekitar gedung juga aksi menjaga kebersihan Gedung Merdeka. 

 

 

 

     

 

DISKUSI


TERBARU


Kawin Culik

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Kawin culik adalah tradisi pernikahan dalam adat Suku Sasak di Lombok yang melibatkan proses seorang laki-laki melarikan perempuan untuk d...

Kain Osap

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Motif Kain

Deskripsi Kain Osap adalah salah satu warisan tenun ikat tradisional masyarakat Sasak di Pulau Lombok yang memiliki nilai budaya, filosofis, dan spi...

Kerang Batik

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kerang Batik adalah jenis kerang bercangkang yang memiliki motif batik berwarna coklat kehijauan. Kerang ini diminati karena rasanya yang...

Kue Rasidah

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Rasidah merupakan salah satu kudapan khas Melayu Deli di Kota Medan. Kue ini memiliki tempat istimewa dalam budaya Melayu. Asal/Sejar...

Lontong Medan

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Perayaan Idulfitri di Medan terasa belum lengkap tanpa kehadiran lontong Medan. Hidangan khas ini hampir selalu tersaji di meja makan saat...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...