×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Acara adat

Provinsi

Sumatera Utara

Horja Siulaon (Upacara Adat Berkarya)

Tanggal 26 Dec 2018 oleh Roro .

Horja Siulaon adalah upacara adat memulai suatu bekerja (berkarya) secara bersama-sama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, seperti : mendirikan rumah baru, membuka sawah, dan lain-lain. Horja Siulaon merupakan kearifan-kearifan lokal (Local Genius) pada dasarnya dapat dipandang sebagai landasan bagi pembentukan jari diri suku bangsa secara nasional. Kearifan-kearifan lokal itulah yang membuat budaya lokal memiliki akar. Budaya etnik lokal seringkali berfungsi sebagai sumber atau acuan sebagai sumber atau acuan bagi penciptaan-penciptaan baru. Pada dasarnya kearifan lokal yang dapat dilihat dengan mata (Tangible), seperti obyek-obyek budaya, warisan budaya bersejarah dan kegiatan keagamaan dan kearifan lokal yang tidak dapat dilihat oleh mata (Intangible) yang berupa nilai atau makna dari suatu obyek atau kegiatan budaya.

Kearifan lokal Mandailing adalah segala sesuatu yang dimiliki oleh masyarakat Mandailing di daerah tertentu yang merupakan ciri keaslian dan kekhasan daerah tersebut tanpa adanya pengaruh atau unsur campuran daerah lainnya. Pengembangan kearifan lokal suatu daerah akan mendorong rasa kebanggaan budaya nya dan sekaligus bangga terhadap daerahnya karena telah berperan serta dalam menyumbang pembangunan budaya bangsa. Kearifan lokal (Horja Siulaon) dapat dijadikan jembatan yang menghubungkan masa lalu dan masa sekarang, generasi nenek moyang dengan generasi sekarang, demi menyiapkan masa depan dan generasi mendatang. Pada gilirannya, kearifan lokal dapat dijadikan semacam simpul perekat dan pemersatu antargenerasi. Tujuan utama melestarikan kearifan lokal untuk menjamin keberlangsungan dan keberadaan dari kearifan-kearifan lokal agar generasi terdahulu, sekarang dan yang akan datang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menikmati kearifan lokal yang ada.

Setiap masyarakat Mandailing yang sudah berumah tangga otomatis menjadi anggota dalam melaksanakan Dalihan Na Tolu serta bertanggung jawab menyelesaikan upacara adat Siriaondan upacara adat siluluton di tengah-tengah masyarakat adat tersebut. Sebelum acara adat dimulai, maka ada perencanaan kegiatan yang namanya Horja (Pekerjaan) yang berhubungan dengan hal urusan adat diperlukan suatu kata sepakat. Hasil kesepakatan/ musyawarah adat tersebut namanya Domu Ni Tahi. Ada 3 (Tiga) tingkatan Horja yang juga menentukan siapa-siapa yang harus hadir di peradatan tersebut, yaitu:
- Horja dengan landasannya memotong ayam. Horja ini yang diundang hanya kaum kerabat terdekatnya dan undangannya cukup dengan hanya pemberitahuan biasa saja.
- Horja dengan landasannya memotong kambing. Horja ini biasanya disebut dalam peradatan, yaitu: Pangkupangi. Yang diundang selain dari Dalihan Na Tolu, juga ikut serta namora natoras di huta tersebut Raja Pamusuk.
- Horja dengan landasannya memotong kerbau. Horja ini dimana semua unsur-unsur (lembaga-lembaga) adat diundang, baik yang ada di huta tersebut maupun yang ada di luar huta, seperti Raja-Raja Torbing Balok, Raja-Raja dari desa na walu dan Raja Panusunan


Sumber :http://kamisukubatak.blogspot.com/2017/07/tradisi-batak-mandailing-terlengkap-se-indonesia.html

DISKUSI


TERBARU


Kidung Lakbok

Oleh Henripurwanto | 01 May 2026.
Naskah Kuno

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini...

HUDON TANO (Per...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Alat Masak

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 193...

Benda Magis Mas...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Benda Magis Ilmu Putih

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dar...

ILMU TAMBA TUA

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Ilmu Putih (Elmo Kuno Batak Toba)

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Translite...

Tulisan Tangan...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Aksara Batak Toba

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Aposte...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum...