×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Provinsi

Kalimantan Tengah

Asal Daerah

Kalimantan Tengah

Karuhei

Tanggal 13 Nov 2018 oleh Deni Andrian.

Ada satu lagu Pak Marion “Kai angatah buah karuhei, bilak tau mimbit pampatei..” Artinya  – Gini rasanya kena pelet, bisa-bisa bikin membawa kematian. Karuhei adalah ilmu yang dapat membuat seseorang jatuh cinta, bahkan bisa membuat gila. Jaman sekarang untuk main wanita diperlukan uang yang banyak, berbeda dengan jaman dahulu untuk bisa menggaet wanita orang Dayak bisa menggunakan hal-hal yang berbau magis. Ada beberapa media yang bisa digunakan untuk mengaruhei / memelet wanita, kali ini penulis akan sahringkan hal ini sebagai prespektive budaya dan bukan untuk dipraktekan.

1. MENGGUNAKAN KAYU TERTENTU

Ada beberapa kayu yang dianggap dapat menarik simpati lawan jenis. Jenis kayu ini diyakini memiliki tuah tertentu, misal kayu yang digunakan untuk membuat MIHING – Mihing adalah sejenis perangkap ikan gaib yang dibuat dari berbagai macam rotan dan kayu bertuah sehingga kita bisa memerintahkan ikan untuk masuk ke kamar tertentu di dalam mihing tersebut dan anehnya setiap kamar hanya boleh ditempati satu Jenis ikan saja. Dalam pembuatan mihing hanya kamu laki-laki saja yang boleh membuatnya sebab kayu-kayu ini dapat digunakan untuk memikat gadis sehingga jika wanita ikut membuatnya ditakutkan akan terkena pengaruhnya. Sebagian juga kayu-kayu in akan dibentuk menjadi sebuah patung yang disebut HAMPATONG KARUHEI .

Beberapa nama kayu yang dikenal untuk memikat gadis aadalah Kayu Palanduk Mulik dan Kayu Raja Mutar masih banyak jenis yang lain, sebenarnya hal ini dapat digunakan oleh pria dan wanita semua umur, terutama yang sudah mengenal dunia percintaan. Pada saat pemasangan kayu ini ada mantera dan cara khusus, setelah itu orang yang membuat ini tinggal menunggu reaksinya. Selain untuk menarik lawan jenis, kayu ini juga dapat digunakan untuk penglaris.

2. MENGGUNAKAN MINYAK

Minyak pemikat ini dimasak dengan ramuan khusus dengan minyak kelapa, ramuan ini kemudian diberi nama, pemberian nama ini disesuiakan dengan jenis ramuannya yang biasanya terdiri dari jenis kayu dan jenis binatang tertentu. Beberapa nama minyak yang dikenal Minyak Sapalit Gila, Minyak Kokang, Minyak Raja, dll. Minyak ini dapat membuat orang menjadi tergila-gila, sehingga beberapa alasan orang memasang minyak ini adalah untuk membalas dendam misal ketika cintanya ditolak tetapi disertai dengan kata-kata yang menghina atau mempermalukannya. Selain untuk menarik lawan jenis, minyak ini dapat digunakan juga sebagai penglaris

3. MENGGUNAKAN MANTERA

Mantera-mantera ini dilantunkan dalam berbagai cara antara lain melalui angin, lewat suara seruling bambu, suara burung elang, suara burung punai, dll. Nama orang yang dicintai tadi akan diucapkan dengan tata cara tertentu. Setelah membawakan kiriman mantera tersebut orang yang dicintai akan jatuh cinta kepadanya. Contoh pembacaan mantera lewat burung elang – ketika burung elang terbang melayang sambil berkucau dan kicauan elang tersebut didengar oleh sang target, maka ia seketika itu juga akan menangis tersedu-sedu, seolah-olah kicauan elang yang berasal dari suara si pengirim mantera secara langsung ditujukan kepadanya. Ada beberapa mantera yang sebenarnya mirip seperti sajak doa tertentu – yang disini tidak penulis tampilkan.

Intinya pemasangan karuhei ini memiliki berbagai maksud dan tujuan ada yang memang karena cinta ada juga karena dendam. Masih ada media dan cara lain semisal Buluh Perindu dan Petak Malai, yang mungkin akan kita bahas di tulisan lainnya, sebab setiap sub suku atau kampung akan memiliki caranya tersendiri.

sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/03/05/karuhei-ilmu-pelet-dayak/

#SBJ

DISKUSI


TERBARU


Kidung Lakbok

Oleh Henripurwanto | 01 May 2026.
Naskah Kuno

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini...

HUDON TANO (Per...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Alat Masak

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 193...

Benda Magis Mas...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Benda Magis Ilmu Putih

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dar...

ILMU TAMBA TUA

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Ilmu Putih (Elmo Kuno Batak Toba)

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Translite...

Tulisan Tangan...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Aksara Batak Toba

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Aposte...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum...