×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Makanan

Elemen Budaya

Makanan Minuman

Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta

Asal Daerah

Kotagede

Kembang Waru

Tanggal 11 Sep 2017 oleh Muthi Ashriyanti Tarya.

Kembang waru adalah penganan khas Kotagede Yogyakarta, Jawa Tengah. Rasa dan filosofi di balik kue berbentuk bunga ini unik dan istimewa. Filosofi di balik kembang waru juga menarik. "Kembang waru. Kembangnya Mesti delapan. Nasihat daripada pendahulu tentang delapan jalan utama atau Hasto broto yaitu 8 jalan utama. Diibaratkan 8 elemen penting yaitu matahari, bulan, bintang, mega (awan), tirta (air), kismo (tanah), samudra, dan maruto (angin). Oleh karena itu siapa yang makan kembang waru harus bisa menjiwai dan mengamalkan 8 delapan jalan utama

Dikutip dalam tabloid Saji edisi 368, penggunaan terigu dalam adonan kue ini menunjukkan pengaruh kuat budaya Eropa yang diperkenalkan Belanda pada zaman kolonial. Kala itu, terigu adalah bahan dasar mewah, tak heran jika pada masanya kembang waru adalah kudapan mewah. Biasanya dijadikan persembahan bagi Raja Mataram, atau hanya dapat ditemui pada perayaan khusus. Namun, seiring waktu, kue ini menjadi semakin terjangkau oleh masyarakat luas. Meski masih jadi primadona dalam perayaan khusus, kembang waru sudah bukan makanan khusus raja lagi.

Kembang waru berwujud seperti bolu basah. Dulu, kue ini menggunakan bahan tepung ketan dan telur ayam kampung. Dua bahan ini membuat rasa yang istimewa. Kini, dua bahan itu mahal harganya, bahan pun dimodifikasi. Bahan adonan kembang waru kini terdiri dari telur ayam, tepung terigu, gula pasir, soda vanili, dan susu.

Setelah mencampur seluruh bahan, adonan kemudian dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk bunga yang sudah dioles mentega. Setelah itu adonan dipanggang di atas nampang berbahan kuningan yang diletakkan di atas arang. Lebih dari satu jam kemudian, kembang waru pun matang. Warnanya kuning keemasan, rasanya empuk, manis, sedikit renyah di bagian tepi.

Dari sajian raja, terjangkau bagi rakyat jelata, belakangan kembang waru mulai langka. Hanya ada sebagian wilayah Kotagede yang masyarakatnya masih membuat kembang waru dengan cara tradisional. Di antaranya beberapa warga di Kampung Bumen, dan Kampung Basen, Kotagede, Yogyakarta.

 

Tempat yang menyediakan:
 
Roti Kembang Waru
Bakery
Address: JL Bumen, RT 24 RW 06, Purbayan, Kotagede, Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55173
Phone: (0274) 6531727
 
 

https://beritagar.id/artikel/piknik/mengenal-kembang-waru-dari-kotagede-yogyakarta

 

DISKUSI


TERBARU


Kain Tajung

Oleh Kyas1 | 06 Oct 2026.
Motif Kain

Deskripsi Kain Tajung adalah salah satu jenis kain tenun khas Palembang yang tidak menggunakan benang emas. Kain ini secara spesifik dirancang sebag...

Kain Tajung Pal...

Oleh Kyas1 | 06 Oct 2026.
Motif Kain

Deskripsi Kain Tajung adalah salah satu jenis kain tenun yang dibuat oleh pengrajin di kawasan Tuan Kentang, Palembang. Pembuatannya membutuhkan kea...

Batik Jepara Tr...

Oleh Kyas1 | 06 Oct 2026.
Motif Kain

Deskripsi Batik Jepara Troso Mekar, juga disebut Batik Jepara (Troskar), adalah produk batik yang berasal dari Jepara. Sumber: https://hoedas.wordp...

Tenun Ikat Tros...

Oleh Kyas1 | 06 Oct 2026.
Motif Kain

Sejarah Singkat Keterampilan membuat Tenun Ikat sudah dimiliki oleh warga Desa Troso sejak tahun 1935, bermula dari alat Tenun gedog warisan turun t...

Kain Bebali

Oleh Kyas1 | 06 Oct 2026.
Motif Kain

Deskripsi Kain Bebali adalah kain tradisional dari Seraya, Karangasem, Bali Timur, yang memegang peranan penting dalam ritual keagamaan Bali. Meskip...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...