×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Sulawesi Selatan

Mempelajari Keramahan dan Kearifan Lokal Suku Kajang Ammatoa, Bulukumba

Tanggal 04 Mar 2015 oleh Muhammad Arif Nurrohman17.

Suku Kajang Ammatoa terletak di kabupaten Bulukumba, Kecamatan Kajang, Sulawesi Selatan. Desa ini dinamakan Tana Toa yang merupakan tanah yang tertua di dunia dikarenakan kepercayaan masyarakat adatnya.

Secara geografis, luas wilayah Desa Kajang Ammatoa sekitar 331,17 ha dan memiliki kondisi hutan yang sangat lebat. Hampir seluruh dusun yang berada di dalamnya di kelilingi hutan dan tidak ada jalan beraspal di dalam kawasan ini. 

Kawasan adat masyarakat Kajang berada dalam wilayah administrasi Desa Tana Toa, berjarak 56 km dari kota Bulukumba.

Di antara suku yang ada di Propinsi Sulawesi Selatan, Suku Ammatoa Kajang merupakan salah satu kelompok masyarakat yang kokoh memegang tradisinya.

Bagi para wisatawan yang hendak mengunjungi Suku Kajang Ammatoa Sulsel diwajibkan berpakaian serba hitam dari atasan sampai bawahan, karena hal itu sudah menjadi identitas masayarakat Suku Ammatoa Kajang. 

Spesifikasinya terdapat pada atribut yang dikenakan, seperti baju celana yang hampir menyentuh lutut, sarung, daster, ikat kepala yang dikenakan bagi kaum lelaki, yang semuanya berwarna hitam dan juga tidak beralas kaki.

Warna hitam menunjukkan kekuatan, kesamaan derajat bagi setiap orang di depan sang pencipta.

Bahasa sehari-hari Penduduk adat Kajang menggunakan Bahasa Makassar yang dialek bahasanya berupa bahasa Konjo sebagai bahasa sehari-harinya.

Berkunjung ke Desa Kajang Ammatoa, belum lengkap tanpa mempelajari kearifan lokal masyarakat dalam melestarikan budaya dan adat istiadatnya yang telah bertahan ratusan bahkan ribuan tahun. 

Pengunjung akan disuguhkan dengan wisata budaya yang sangat berkesan dan tentunya akan menjadi pengalaman menarik untuk diceritakan nantinya

DISKUSI


TERBARU


Museum Istana A...

Oleh Kyas1 | 11 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Museum Istana Asserayah El Hasyimiah adalah museum khusus yang berlokasi di bangunan peninggalan Kerajaan Melayu terbesar di Riau, yaitu K...

Sulukan Wayang...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Penelitian ini bertujuan untuk mencari penjelasan tentang ragam sulukan wayang kulit purwa gaya Yogyakarta versi Timbul Hadi Prayitno, Had...

Musik Liturgi I...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Musik liturgi inkulturatif adalah praktik penggunaan musik yang menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dalam perayaan liturgi Katolik. Di...

Kereta Singo Ba...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Kereta Singo Barong merupakan salah satu objek seni yang tersimpan di Museum Kasepuhan Cirebon. Objek ini mengalami perubahan makna seirin...

Prasasti Kakuru...

Oleh Kyas1 | 07 Oct 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Fisik Prasasti Kakurugan adalah sebuah tulisan Jawa Kuno. Isi/Kandungan Prasasti ini membahas tentang peran pendekar pada masa Pemerinta...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...