×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Motif kain

Elemen Budaya

Motif Kain

Asal Daerah

Papua Barat

Motif Batik Prada daerah Papua #DaftarSB19

Tanggal 12 Feb 2019 oleh Herlambang .

Kain batik banyak digemari karena selain cantik, dia juga memiliki makna tersembunyi di setiap coraknya. Hal ini juga berlaku untuk batik Papua. Meski terbilang baru, setiap guratan motif khas Pulau Cenderawasih ini juga memiliki makna mendalam.

Jika di Jawa makna dari setiap motifnya berkaitan dengan sejarah, di Papua juga demikian. Motif-motif pada kain banyak terinspirasi dari lukisan-lukisan di dinding goa. Tak jarang juga berupa fosil, artefak, serta beberapa benda penginggalan zaman purbakala. Sangat kental akan sejarah terpendam dimana kehidupan pada masa itu masih sangat kuno.

 

Paduan warna-warni beragam adalah salah satu ciri khas utama motif Prada. Pola hias utama dari jenis ini banyak terinspirasi dari peninggalan-peninggalan arkeologi yang tersebar di ujung kepulauan Indonesia ini.

Salah satunya ialah lukisan-lukisan goa yang terletak di area Kabupaten Biak dan Jayapura. Selain itu, peninggalan sejarah semacam fosil dan artefak purbakala juga menjadi sumber inpirasi pengrajin.

Simbol-simbol keramat unik serta ukiran khas pun tak luput dijadikan sasaran. Sehingga corak yang dihasilkan sangat kental dengan unsur sejarah di dalamnya. Tak ayal bila Prada banyak digemari oleh masyarakat lokal maupun internasional.

Langkah pertama.

Membuat desain pola terlebih dahulu. Langkah ini biasa disebut molani. Guna menentukan pola, pengrajin bebas menentukan pol seperti apa yang akan digambarkan.

Secara umum, pengrajin dapat membuat pola sendiri berdasarkan kreatifitas masing-masing. Atau menggunakan pola-pola yang sudah ada sebelumnya. Proses penggambaran biasanya menggunakan pensil halus. Beberapa menggunakan bantuan kertas untuk menjiplak pola guna mengurangi tingkat kesalahan.

Langkah kedua.

Setelah molani ialah proses membatik menggunakan lilin dan canting. Pada tahap ini pengrajin benar-benar membutuhkan konsentrasi dan kesabaran tinggi. Proses membuat batik dilakukan mengikuti pola molani sebelumnya.

Langkah ketiga.

ialah menutupi bagian-bagian terntentu dengan lilin malam. Bagian-bagian tersebut biasanya akan dibiarkan berwarna seperti dasar kain atau ingin diwarnai berbeda. Di Jawa istilah ini bernama nembok. Berfungsi agar kain tidak menyerap warna ketika proses pewarnaan.

Langkah keempat ialah proses pewarnaan.

Proses ini dilakukan dengan cara mencelupkan kain ke dalam cairan pewarna. Setelah dicelupkan, kain akan dijemur di tempat teduh hingga kering.

Nah, setelah kering proses pembatikan akan dilakukan lagi (langkah kedua), dilanjutkan dengan nembok (lengkah ketiga). Lalu dilakukan pewarnaan lagi (langkah keempat).

Proses ini akan terus diulangi hingga kain memiliki pola dan warna sesuai keinginan pengrajin. Semakin rumit corak dan warnanya, maka akan semakin lama pula proses pembuatannya.

Apabila desain corak sudah sesuai keinginan, maka langkah selanjutnya ialah nglorot. Nglorot merupakan proses dimana kain direbus ke dalam air panas untuk menghilangkan sisa-sia lilin malam.

Proses terakhir Dalam Pembuatan Batik Papua

mengeringkan kain sebelum akhirnya bisa digunakan. Proses pengeringan selalu dilakukan di tempat teduh. Caranya, diangin-anginkan saja. Hal ini berfungsi agar warna kain tidak mudah luntur dan kusam.

 

Sumber : https://qlapa.com/pesona-batik-papua

DISKUSI


TERBARU


Lagu Selayang P...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Lagu Tradisional

Lagu Melayu yang bertajuk Selayang Pandang sangat tersohor tidak hanya di Indonesia namun di Malaysia dan Singapura merupakan ciptaan komposer tanah...

Hidangan Ketupa...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Ketupat

Selain bahan bakunya yang unik, Ketupat Kopau khususnya di Desa Okura juga dihidangkan dengan makanan pendamping yang unik pula. Ketupat dimakan deng...

Anyaman Ketupat...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Anyaman Ketupat

Berbeda dari ketupat pada umumnya yang menggunakan daun kelapa, masyarakat Melayu Riau memiliki kearifan lokal unik berupa tradisi menganyam ketupat...

Tari Vaganza

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Tari Vaganza

Tari Vaganza adalah sebuah pertunjukan tarian selamat datang yang berasal dari Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kata 'Vaganza' bermaksud pertunjukan be...

Situs Payak

Oleh Kyas1 | 20 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Situs Payak adalah salah satu lokasi wisata sejarah blusukan di Jogja yang belum banyak dikenal. Bentuknya menyerupai candi pendek dengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...