|
|
|
|
|
|
Opak Krikit - Karawang - Jawa Barat Tanggal 26 Feb 2018 oleh Riani Charlina. |
Opak krikit atau populer dengan sebutan opak cibuaya ini merupakan makanan ciri khas Karawang dan hanya ada di Desa Cibuaya Opak Cibuaya mulai berkembang sejak tahun 1985, dan mulai merambah supermarket pada tahun 1991. Penjualannya tidak saja di pasar domestik, namun hingga ke mancanegara, seperti Arab Saudi.
Sebenarnya permintaan akan produk ini cukup tinggi, namun modal produksinya kurang. Setelah krisis moneter tahun 1997 lalu, usaha ini sempat merosot tajam karena modal yang melambung tinggi. Selain itu, para pekerjanya semakin langka karena pergi ke luar negeri menjadi Tenaga Kerja Wanita. Seorang pembuat opak cibuaya mampu menghabiskan 30 liter beras ketan atau untuk membuat opak krikit sebanyak 80 bungkus setiap harinya. Terdapat 10 keping opak krikit pada tiap bungkusnya. Bentuk Opak Cibuaya tidak seperti kebanyakan opak di daerah lain yang berbentuk kembung. Opak ini lebih tipis, renyah dan gurih.
Dalam pengerjaannya Opak Cibuaya menggunakan alat tumbuk yang terbuat dari kayu. Proses pembuatannya sangat sederhana. Adapun bahannya terdiri dari beras ketan, kelapa dan garam. Beras ketan yang telah ditanak lalu ditumbuk, dan dicetak bulat-bulat kemudian dijemur. Kemudian, dipanggang di atas bara api dari arang dan dibungkus.
sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=402
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |