×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Provinsi

Jawa Timur

Asal Daerah

Tulungaggung

Reog Kendang

Tanggal 03 May 2018 oleh Dhika Try Marthadi Nugroho.

Reog Tulungagung merupakan gubahan tari rakyat, menggambarkan arak-arakan prajurit Kedhirilaya tatkala mengiringi pengantin “Ratu Kilisuci“ ke Gunung Kelud, untuk menyaksikan dari dekat hasil pekerjaan Jathasura, sudahkah memenuhi persyaratan pasang-girinya atau belum. Dalam gubahan Tari Reog ini barisan prajurit yang berarak diwakili oleh enam orang penari.
 
       Yang ingin dikisahkan dalam tarian tersebut ialah, betapa sulit perjalanan yang harus mereka tempuh, betapa berat beban perbekalan yang mereka bawa, sampai terbungkuk-bungkuk, terseok-seok, menuruni lembah-lembah yang curam, menaiki gunung-gunung, bagaimana mereka mengelilingi kawah seraya melihat melongok-longok ke dalam, kepanikan mereka, ketika “Sang Puteri“ terjatuh masuk kawah, disusul kemudian dengan pelemparan batu dan tanah yang mengurug kawah tersebut, sehingga Jathasura yang terjun menolong “Sang Puteri“ tewas terkubur dalam kawah, akhirnya kegembiraan oleh kemenangan yang mereka capai.
 
    Semua adegan itu mereka lakukan melalui simbol-simbol gerak tari yang ekspresif mempesona, yang banyak menggunakan langkah-langkah kaki yang serempak dalam berbagai variasi, gerakan-gerakan lambung badan, pundak, leher dan kepala, disertai mimik yang serius, sedang kedua tangannya sibuk mengerjakan dhogdhog atau tamtam yang mereka gendong dengan mengikatnya dengan sampur yang menyilang melalui pundak kanan. Tangan kiri menahan dhogdhog, tangan kanannya memukul-mukul dhogdhog tersebut membuat irama yang dikehendaki, meningkahi gerak tari dalam tempo kadang-kadang cepat, kadang-kadang lambat. Demikian kaya simbol-simbol yang mereka ungkapkan lewat tari mereka yang penuh dengan ragam variasi, dalam iringan gamelan yang monoton magis, dengan lengkingan selompretnya yang membawakan melodi terus-menerus tanpa putus, benar-benar memukau penonton, seakan-akan berada di bawah hipnose.
 
Sumber: http://tulungagungbacktrav.blogspot.co.id/2014/06/wisata-budaya-reog-kendang.html

DISKUSI


TERBARU


Otek-otekan Gan...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Alat Musik

Deskripsi Otek-otekan Gangsa Gong Kebyar merupakan alat musik tradisional, khususnya alat musik tradisional Bali. Video pembelajaran mengenai alat m...

Dramatari Wayan...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Dramatari Wayang Wong merupakan warisan terpenting dari zaman Bali klasik. Kesenian ini adalah jenis tari yang telah memiliki norma-norma...

Tari Muli Beguk...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Muli Begukhau adalah tarian yang menceritakan para gadis Lampung yang bergembira sedang bersenda-gurau. Kata "Muli" berarti p...

Baris Jangkang

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Baris Jangkang merupakan tarian yang berasal dari Desa Pelilit, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Tarian ini diciptakan ole...

Talo Balak

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Talo Balak adalah komposisi suara dari keseluruhan rangkaian alat musik dalam skala besar. Masyarakat Saibatin di daerah Skalabrak membeda...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...