×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Sulawesi Selatan

Asal Daerah

Suku Bugis, Sulawesi Selatan

Ritual Cera Labu

Tanggal 14 May 2018 oleh adhaagary .

Masyarakat Suku Bugis yang berasal dari Pulau Sulawesi terkenal sebagai masyarakat perantau. Mereka hidup berkelompok dalam suatu wilayah dan lazimnya hidup dipinggir laut, karena masyarakat Bugis adalah pelaut. Masyarakat Bugis saat ini bisa dikatakan sudah menyebar pada segala penjuru nusantara, dan membentuk kelompok-kelompok organisasi kebugisan. Di media sosial seperti Facebook sudah ada akun masyarakat Bugis yakni "Bugis Sedunia".

Di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat pun masyarakat Bugis sudah ratusan tahun hidup terutama di Desa Soro, Kecamatan Kempo, sekitar 20 kilometer dari pusat kota. Bahkan di tengah kota Dompu, ada salah satu lingkungan namanya Kampung Bugis, keturunan mereka berasal dari Bugis.

Suku Bugis adalah potret masyarakat yang agamis, mayoritas mereka beragama Islam. Selain beragama, suku Bugis memiliki nilai-nilai adat dan budaya yang terkenal dan cukup kental, salah satunya tradisi "Cera Labu". Pelaksanaan Cera Labu dilakukan dengan cara pembuangan sesajen berupa kepala Kerbau dan pernak perniknya ke laut oleh tokoh adat atau kepala suku.

Tradisi ini sudah sejak lama dilakukan, dan sudah berumur ratusan tahun. Biasanya digelar pada bulan April sekitar tanggal minggu pertama tiap tahun, menjelang perayaan hari jadi Kabupaten Dompu sekaligus memperingati meletusnya Gunung Tambora yang jatuh pada tanggal 11 April.

Ritual Cera Labu adalah bentuk selamatan laut yang dilakukan ketika para nelayan kurang mendapatkan rezeki saat melaut. Dengan ritual Cera Labu, diharapkan bisa mendatangkan rezeki yang lebih banyak untuk kesinambungan kehidupan para nelayan selanjutnya.

Rangkaian ritual Cera Labu, sehari sebelumnya diawali dengan merakit kepala kerbau dan dimasukan kedalam tempat khusus oleh penghulu adat. Penghulu adat harus dari keturunan Ua Kuda. Diketahui keturunan Ua Kuda berasal dari tanah Bugis, Makassar Sulawesi.

Sehari setelah itu, acara seremonial yakni penyambutan bupati beserta undangan dengan tarian adat. Kemudian pemakaian sarung dan topi adat oleh penghulu adat terhadap bupati dan wakil bupati serta pengalungan bunga.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengantaran dan pelemparan sesajen ke tengah laut, dalam hal ini dilakukan oleh ketua adat atau yang ditunjuk.

Keyakinan nelayan Bugis selama ini, jika Kepala Kerbau yang dilempar tersebut berputar-putar lalu tenggelam, maka ritual tersebut berhasil dan rezeki akan berlimpah. Namun jika Kepala Kerbau tidak tenggelam atau mengapung, maka tidak akan ada rezeki.

Kepercayaan lain, selain tidak adanya rezeki, mengapungnya kepala Kerbau ternyata akan membawa malapetaka atau bencana, dan kejadian yang pernah ada bahwa kegagalan ritual Cera Labu memakan korban meninggal dunia. Hal itu terjadi karena yang melempar kepala Kerbau adalah orang yang salah. Keyakinan itu masih sangat kental hingga saat ini.

Sumber : https://www.facebook.com/groups/sejarahsulawesi/?hc_ref=ARQTNjdv-NFUjwe1Bf3eSH3BdqCRnKcdhaPFio3Fmo7FNoiZLAYt5K_-U-afyOmI6Q0

 

Sumber : http://www.aktualita.info/2017/04/ritual-cera-labu-selamatan-laut.html

DISKUSI


TERBARU


Otek-otekan Gan...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Alat Musik

Deskripsi Otek-otekan Gangsa Gong Kebyar merupakan alat musik tradisional, khususnya alat musik tradisional Bali. Video pembelajaran mengenai alat m...

Dramatari Wayan...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Dramatari Wayang Wong merupakan warisan terpenting dari zaman Bali klasik. Kesenian ini adalah jenis tari yang telah memiliki norma-norma...

Tari Muli Beguk...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Muli Begukhau adalah tarian yang menceritakan para gadis Lampung yang bergembira sedang bersenda-gurau. Kata "Muli" berarti p...

Baris Jangkang

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Baris Jangkang merupakan tarian yang berasal dari Desa Pelilit, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Tarian ini diciptakan ole...

Talo Balak

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Talo Balak adalah komposisi suara dari keseluruhan rangkaian alat musik dalam skala besar. Masyarakat Saibatin di daerah Skalabrak membeda...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...