×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Senjata

Elemen Budaya

Senjata dan Alat Perang

Provinsi

Kalimantan Barat

Asal Daerah

Kalimantan Barat

SIPET #SBM

Tanggal 21 Nov 2018 oleh Sri sumarni.

Dalam bahasa Dayak, Sipet memiliki arti senjata tiup yang bernama sumpit. Senjata ini memiliki 2 bagian, yaitu sipet /selongsong yang berbahan kayu berongga atau bambu serta anak sumpit (damek). Selongsong sipet ini biasanya berukuran 1,5-2,5 meter. Sedangkan rongga yang ada di bagian tengah berukuran 0,35-0,75 cm. kayu dan rongga sipet yang dibuar harus benar-benar lurus sehingga membuat tembakan menjadi semakin akurat. Selongsot sipet tersebut digunakan untuk damek sebagai anak sumpit. Damek terbuat dari kayu atau bamboo yang tajam berukuran kecil. Jika digunakan untuk berburu atau perang, biasanya mata runcing damek ditambahkan dengan racun yang berasal dari getah pohon ipuh. Meskipun berasal dari getah pohon, namun jangan salah jika racun ini amat mematikan. Jika damek beracun ini dapat melukai harimau dewasa, maka dalam waktu 10 menit saja harimau tersebut bisa mati.

Suku Daya, Kalimantan barat memang sudah terbiasa menggunakan sipet sejak dari zaman nenek moyang dahulu. Terutama kaum pria suku Dayak, begitu piawai menggunakan senjata sederhana ini. Akurasi tembakan yang cukup tinggi ditambah dengan teknik membidik yang mumpuni mampu untuk membuat penjajah Belanda tak merasa gentar untuk berperang melawan masyarakat Dayak. Hingga kini, sumpit atau sipet masih digunakan salah satunya yaitu diadakannya pagelaran lomba sumpit sebagai bentuk pelestarian dari kebudayaan Suku Kutaidan dayak yang tersebar di berbagai sudut di Kabupaten Kutai Kartanegara. Menyumpit memang sudah menjadi tradisi sehari-hari bagi suku asli Kalimantan untuk berburu binatang.

Sumber : https://budayalokal.id/senjata-tradisional-kalimantan-barat/

DISKUSI


TERBARU


Pura Luhur Kanc...

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Letak Pura Pura ini terletak di banjar Batu Lantang, desa Sulangai, kecamatan Petang, Badung. Pengelingsir Pura Kelian Desa: I Made Sarka Kelian...

Pura Kawitan

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pura Kawitan adalah tempat ibadah yang karakternya ditentukan oleh ikatan leluhur berdasarkan garis keturunan. Pura ini merupakan tempat p...

Puja Mandala

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Puja Mandala adalah sebuah kompleks peribadatan unik yang terletak di Nusa Dua, Bali. Kompleks ini menampilkan lima rumah ibadah dari agam...

Rujak Natsepa

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Rujak Natsepa adalah salah satu daya tarik kuliner di Pantai Natsepa, Ambon, Maluku. Rujak ini terkenal karena keunikan sambal kacangnya y...

Baju Cele

Oleh Kyas1 | 12 Sep 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Pakaian adat Maluku ini dikenal dengan nama baju cele atau kain salele. Pakaian adat ini sebenarnya terlihat cukup sederhana dan tidak ser...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...