×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Sumatera Selatan

Sedekah Rame

Tanggal 11 Feb 2019 oleh Novelliarhy .

Salah satu budaya sumatera selatan yaitu upacara adat Sedekah Rame. Bagi penduduk asli Lahat, Sumatera Selatan, sawah bukan hanya lahan pertanian belaka. Namun, sawah merupakan lahan penghidupan yang harus mendapat penghormatan tinggi. Untuk itu, mereka mengadakan Upacara Sedekah Rame. Sesuai dengan namanya, upacara adat ini dilakukan oleh masyarakat setempat, khususnya yang memiliki lahan persawahan, secara bersama-sama. Dalam Bahasa Indonesia, "sedekah rame" berarti "sedekah bersama-sama". Sedekah Rame dilakukan di tengah areal persawahan. Titik lokasi dilaksanakannya upacara disebut Tanah Badehe Setue, yang berarti tanah kesuburan masa depan. Upacara ini dilakukan para petani sebelum mereka melakukan kegiatan persawahan. Selesai upacara, barulah mereka melaksanakan kegiatan, mulai dari proses pengolahan sawah seperti penyiangan dan pembenihan, hingga proses pemanenan. Upacara ini diselenggarakan sebagai ucapan syukur dan permohonan, kepada Tuhan tentunya, agar memperoleh perlindungan dari hama atas tanaman yang mereka tanam serta agar diberikan hasil panen yang lebih baik lagi.

Upacara Sedekah Rame dilaksanakan secara sederhana. Upacara ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap sebelum pelaksanaan upacara, tahap pelaksanaan upacara, serta tahap setelah upacara.

Sebelum upacara Sedekah Rame dilaksanakan, dilakukan beberapa kegiatan untuk mengawali pelaksanaan upacara tersebut. Pertama-tama, para pemuka masyarakat setempat mengadakan pertemuan dengan Jurai Tupe (roh) untuk meminta izin. Setelah izin didapat, para pemuka masyarakat tersebut bersama para pemilik sawah menentukan hari dan tanggal pelaksanaan upacara. Selanjutnya, dilakukan pertemuan antara Rie dan tua-tua kampung untuk menentukan pembagian tugas. Terakhir di tahap ini, dilakukan pengumpulan masyakarat pendukung serta perjalanan menuju lokasi.

Persiapan upacara selesai, barulah dilaksanakan Upacara Sedekah Rame. Perlengkapan upacara diletakkan sesuai posisi yang sudah ditentukan, kemudian kemenyan dibakar, disusul dengan penyalaan api unggun dan pembacaan doa oleh kepala adat. Setelah itu, dilakukan sambutan-sambutan oleh para pemuka masyarakat. Selanjutnya, dilakukan penyampaian amanat oleh pemuka masyarakat serta kisah tentang Puyang (kakek) pembuka pertama areal persawahan. Kisah tersebut selesai, dilanjutkan dengan doa penutup. Langkah terakhir pelaksanaan upacara ini adalah penyantapan hidangan yang tersedia secara bersama-sama.

Tahap ketiga dan terakhir upacara ini adalah dilakukannya mubus babak. Mubus babak meliputi dua bagian. Bagian pertama berupa pembersihan dan pengeringan saluran air persawahan, dan dilanjutkan dengan bagian kedua yaitu penangkapan ikan. Bagian ini dilakukan agar para pendukung upacara ini dapat membawa oleh-oleh ikan untuk dibawa pulang. Ikan tersebut nantinya boleh dimakan bersama keluarga ataupun dijual. Ikan tersebut bisa juga dimasak dan dinikmati langsung di pinggir sungai. Upacara ini sangat menarik. Meskipun memiiliki kemiripian dengan beberapa upacara di Jawa yang juga berkaitan dengan kegiatan pertanian, namun tentu saja upacara ini memiliki keunikan tersendiri karena dilakukan di daerah Sumatera Selatan yang tentu saja memiliki keyakinan dan tata cara berbeda dalam pelaksanaannya. Menunjukkan betapa masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Suku Lahat, masih sangat menghormati budaya gotong royong dan kerukunan antarwarga. Selain itu, upacara ini juga menunjukkan betapa masyarakat Provinsi Sumatera Selatan masih mengandalkan Tuhan serta memiliki sikap selalu bersyukur dalam setiap aspek kegiatan pertanian yang dilakukannya.

DISKUSI


TERBARU


Banua Layuk Oro...

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Banua Layuk Indona Sesena Padang adalah sebuah rumah adat yang megah, berdiri di tengah hamparan hijau di lembah Mamasa, kampung Orobua. R...

Legenda Lubuk L...

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Danau Siais memiliki pesona dan keindahan yang memikat. Di balik keindahan tersebut, terdapat sebuah cerita menarik tentang keberadaan ribuan...

Ikan Kertas

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Ikan Kertas/Ikan Bungo adalah produk olahan ikan yang menawarkan cita rasa gurih dan cocok dijadikan teman makan maupun camilan. Produk in...

Pisang Peppe

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pisang peppe merupakan salah satu olahan pisang tradisional yang dikenal di Sulawesi Selatan. Dikenal juga sebagai sanggara peppe, makanan...

Kerito Sorong

Oleh Kyas1 | 26 Aug 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Kerito sorong merupakan alat angkut tradisional yang pada zaman dahulu digunakan oleh para petani lada di Kabupaten Bangka Tengah. Alat in...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...