|
|
|
|
|
|
Sejarah Batik Lasem Tanggal 06 Aug 2018 oleh OSKM18_SBM_Noel christian. |
Menurut Babad Lasem karya Mpu Santri Bendra, keberadaan batik di Lasem bermula dari kedatangan Laksamana Cheng Ho pada tahun 1413 M. Anak buah Cheng Ho bernama Bi Nang Un turut menetap di Lasem bersama istrinya, Na Li Ni. Dari kepiawaian Na Li Ni inilah, cikal bakal batik Lasem tercipta.
Masa kejayaan Batik Lasem tejadi pada abad 19, dimana banyak orang keturunan Tionghoa menjadi pengusaha batik. Di rumah merekalah batik-batik diproduksi. Mereka merekrut penduduk sekitar untuk menjadi pengrajin.
Pengrajin batik pun menjadi semakin kreatif menciptakan motif-motif baru. Mereka merespons kejadian dan peristiwa yang terjadi dan menerjemahkannya menjadi suatu motif baru. Semisal, ketika Daendels mempekerjakan rakyat untuk membuat jalan raya, terciptalah motif kricikan, atau watu pecah.
Namun masa kejayaan batik Lasem mulai pudar pada tahun 1950-an. Di saat itu, kondisi politik tidak memungkinkan bagi para pengusaha Tionghoa untuk melakukan usaha dan pada akhirnya banyak pengusaha batik yang gulung tikar.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend... |
|
Ukiran Gorga Si...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum... |