×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

TARIAN DAERAH

Provinsi

Sumatera Barat

Asal Daerah

SUMATERA BARAT

TARI PIRING WARISAN BUDAYA SUMATERA BARAT

Tanggal 06 Aug 2018 oleh OSKM18_FTSL_YOHANA SUKHATAMA.

indonesia adalah negara majemuk dengan latar belakang suku,bangsa,agama, bahasa, dan budaya yang beragam.namun perbedaan itulah yang membuat negara ini kaya dengan keberagamannya.semua bisa menjadi satu dan hidup berdampingan dengan aman damai di bawah naungan NKRI dan  tudung PANCASILA,BHINEKA TUNGGAL IKA.

salah satu yang menjadi elemen penting bangsa ini adalah keberagaman budayanya.begitu banyak ragam berupa makanan,ritual dan upacara adat,kesenian,dan masih banyak lagi.kesenian indonesia sendiri bukan hanya dikenal di kalangan masyarakat indonesia saja,namun sudah sampai ke manca negara.bahkan pergelaran budaya kesenian indonesia juga sering di tempillkan di luar negri,salah satunya kesenian Tari Piring dari ranah minang sumatera barat.

tarian ini bukan hanya sekedara tarian penghibur,namun tarian ini adalah identitas dan ciri khas dari budaya minangkabau,sumatera barat.tarian ini memiliki sejarah yang sangat penting bagi masyarakat minangkabau pada zaman dahulu.tari piring atau dalam bahasa minang disebut dengan 'tari piriang" adalah wujud rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rahmat berupa hasil panen yang melimpah.

Tari ini banyak jenisnya, salah satunya tari piring ke sawah, yang menggambarkan bagaimana saat petani turun ke sawah dan masih banyak yang lainnya. Gerakan yang diperagakan menunjukkan proses petani mengolah sawahnya dan pembawaan gerakannya dengan lemah lembut, seperti mencangkul, menyiyang, mencabut benih, bertanam sampai gerakan-gerakan disaat panen. Gadis-gadis cantik membawa sesaji dalam gerakan yang dinamis. Dalam balutan busana serba latif dan dandanan elok, para gadis itu membawa piring yang penuh sesaji tersebut. namun seiring dengan kedatangan Islam yang mengubah kepercayaan masyarakat, Tari Piring tak lagi dimaksudkan sebagai persembahan kepada para dewa, dengan membawa sebentuk sesaji dalam piring. Selanjutnya, Tari Piring sekadar dijadikan hiburan rakyat. Kini, Tari Piring biasa dibawakan pada acara pernikahan, acara-acara resmi di Sumatera Barat, atau padaevent-event budaya.

Perlengkapan yang dibutuhkan dalam tari piriang ini adalah piriang, pecahan kaca, dama, dulang, karpet, dan peralatan lain yang mendukung. Dalam pembawaannya diiringi dengan lirik-lirik lagu yang menggambarkan kegiatan sehari-hari petani yang dibuat dalam bentuk pantun dan didendangkan.

Tari piriang juga diisi dengan atraksi penari yang menginjak bahkan melompat-lompat diatas pecahan piring atau pecahan beling.Biasanya pementasaan Tari Piring ini dipentaskan oleh jumlah orang yang tak tertentu, tetapi yang menjadi syarat utama dalam melaksanakan Tari Piring adalah jumlah orang yang mementaskan Tari Piring ini harus berjumlah ganjil, namun pada zaman dulu Tari Piring ini dipentaskan oleh 1 orang saja. Dimana dalam pelaksanaan Tari Piring, para penari memegang tingkatan-tingkatan piring yang telah disusun dan sambil melakukan gerakan tari, dimana semakin tinggi tingkatan piring semakin baik pula. dan biasanya tari piriang ini diakhiri dengan atraksi penari yang memecahkan piring kaca yang di pakai untuk menari.lama pertunujukan tari piriang ini di tentukan oleh musik pengiring.ketika musik dimulai maka tarian pun di mulai dan ketika musk berhenti tarian pun berakhir.biasanya tarian ini di tampilakn dalam durasi sekitar 15 sampai 20 menit.

Sekarang tari piring lebih banyak di kreasikan dengan gerakan-gerakan lain hingga menjadi tari piring kreasi.bahkan seiring dengan perkembangan seni dan budaya,banyak sangggar-sanggar tari di minangkabau yang menarikan tarian lain dengan menggunakan piring.dan inilah yang membuat  minangkabau semakin kaya akan budayanya.namun tetap gerakan asli dari tari piriang ini sendiri harus tetap dijaga.karena banyak nilai-nilai yang terkandung didalam gerakan asli tarian ini yang menjadi identitas utama masyarakat minangkabau

 

#OSKMITB2018

DISKUSI


TERBARU


Kawin Culik

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Kawin culik adalah tradisi pernikahan dalam adat Suku Sasak di Lombok yang melibatkan proses seorang laki-laki melarikan perempuan untuk d...

Kain Osap

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Motif Kain

Deskripsi Kain Osap adalah salah satu warisan tenun ikat tradisional masyarakat Sasak di Pulau Lombok yang memiliki nilai budaya, filosofis, dan spi...

Kerang Batik

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kerang Batik adalah jenis kerang bercangkang yang memiliki motif batik berwarna coklat kehijauan. Kerang ini diminati karena rasanya yang...

Kue Rasidah

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Rasidah merupakan salah satu kudapan khas Melayu Deli di Kota Medan. Kue ini memiliki tempat istimewa dalam budaya Melayu. Asal/Sejar...

Lontong Medan

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Perayaan Idulfitri di Medan terasa belum lengkap tanpa kehadiran lontong Medan. Hidangan khas ini hampir selalu tersaji di meja makan saat...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...