×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tari Tradisional

Tari Durga Mahisasura Mardini

Tanggal 15 May 2018 oleh Arum Tunjung.

Dalam kebudayaan Bali, tari memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Keistimewaan tersebut terlihat ketika tari menjadi media yang mampu menghubungkan jiwa spiritual seseorang dengan Yang Maha Tinggi. Budaya Bali yang lentur dan terbuka juga merupakan potensi untuk menghasilkan berbagai interpretasi yang diimplementasikan dalam berbagai tari kreasi. Terciptanya berbagai tari kreasi Bali tentunya turut memperkaya khazanah seni nusantara.

Tari durga mahisasura mardini misalnya. Tari asal Bali ini merupakan tari kreasi yang terinspirasi dari kisah “Durga Mahisasura Mardini” yang tertulis dalam lontar Siwagama. Naskah klasik tersebut berkisah tentang suatu peristiwa ketika dewa-dewi di surga kewalahan menghadapi serangan Raksasa Rakta. Melihat keadaan itu, Dewa Syiwa memerintahkan Dewi Durga untuk menghabisi Raksasa Rakta dengan menggunakan senjata dewata nawasanga.

Tokoh Dewi Durga Mahisasura Mardini dalam berbagai penampakan, baik dalam lukisan, candi, maupun arca, selalu diwujudkan sebagai perempuan yang memiliki tangan banyak dan menunggangi harimau. Sementara, senjata dewata nawasanga dalam kepercayaan Hindu Bali merupakan manifestasi dari delapan arah mata angin (delapan dewa) dengan Dewa Syiwa sebagai pusat. Berkat senjata dewata nawasanga, Raksasa Rakta pun akhirnya tewas meski sempat menjelma menjadi kerbau yang ganas.

Secara umum, garapan tari kreasi ini tidak lepas dari latar belakang budaya Bali, sebagai wilayah tempat kisah “Durga Mahisasura Mardini” lahir dan berkembang. Selain itu, dari segi estetis, tari kreasi ini juga tidak lepas dari esensi tari Bali pada umumnya, termasuk dalam gerakan, tata rias, busana yang dikenakan, hingga musik yang mengiringinya.

Tari kreasi durga mahisasura mardini umumnya dipentaskan oleh 10 orang, baik pria maupun wanita. Delapan orang muncul di awal yang lalu diikuti dengan kemunculan Raksasa Rakta, sementara satu orang lagi berperan sebagai Durga Mahisasura Mardini yang digambarkan sebagai dewi yang memiliki kekuatan berkat senjata dewata nawasanga. Dari garapan musiknya, tari kreasi ini dipentaskan dengan iringan musik gamelan semarandana. Gamelan ini merupakan bentuk lain atau hasil pembaruan dari gamelan gong kebyar semra pegulingan.

Terciptanya banyak tari kreasi dari Bali merupakan representasi dari kebudayaan Bali yang terbuka. Masyarakat Bali menyadari bahwa kesenian, khususnya seni tari, merupakan salah satu potensi yang dimiiliki Pulau Bali sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di nusantara. Hal tersebut juga menunjukkan seni di Bali tidak melulu bersifat sakral. Ada pula kesenian di Bali yang menjadi pertunjukan yang profan dan enak ditonton, tanpa harus meninggalkan pesan yang ingin disampaikan. [AhmadIbo/IndonesiaKaya]

DISKUSI


TERBARU


Otek-otekan Gan...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Alat Musik

Deskripsi Otek-otekan Gangsa Gong Kebyar merupakan alat musik tradisional, khususnya alat musik tradisional Bali. Video pembelajaran mengenai alat m...

Dramatari Wayan...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Dramatari Wayang Wong merupakan warisan terpenting dari zaman Bali klasik. Kesenian ini adalah jenis tari yang telah memiliki norma-norma...

Tari Muli Beguk...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Muli Begukhau adalah tarian yang menceritakan para gadis Lampung yang bergembira sedang bersenda-gurau. Kata "Muli" berarti p...

Baris Jangkang

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Baris Jangkang merupakan tarian yang berasal dari Desa Pelilit, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Tarian ini diciptakan ole...

Talo Balak

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Talo Balak adalah komposisi suara dari keseluruhan rangkaian alat musik dalam skala besar. Masyarakat Saibatin di daerah Skalabrak membeda...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...