×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Makanan

Elemen Budaya

Makanan Minuman

Provinsi

Kalimantan Barat

Asal Daerah

Pontianak

Tempoyak Durian Pontianak

Tanggal 02 Feb 2018 oleh adhaagary .

Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk saat menyantap nasi. Tempoyak juga dapat dimakan langsung, namun hal ini jarang sekali dilakukan karena banyak yang tidak tahan dengan keasaman dan aroma dari tempoyak itu sendiri. Selain itu, tempoyak dijadikan bumbu masakan.

tempoyak-smende

Tempoyak diriwayatkan dalam Hikayat Abdullah sebagai makanan sehari-hari penduduk Terengganu. Ketika Abdullah bin Abdulkadir Munsyi berkunjung ke Terengganu sekitar tahun 1836, ia mengatakan bahwa salah satu makanan kegemaran penduduk setempat adalah tempoyak. Berdasarkan sejarah yang ada dalam Hikayat Abdullah, tempoyak merupakan makanan khas rumpun bangsa Melayu, yaitu suku bangsa Melayu di Malaysia dan Indonesia yang terdapat di Sumatera dan Kalimantan.

Citarasa dari Tempoyak adalah asam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya. Tempoyak dikenal di Indonesia, terutama di Palembang, Lampung dan Kalimantan. Selain itu, makanan ini juga terkenal di Malaysia. Di Palembang, tempoyak dimasak dengan campuran daging ayam. Di Lampung, tempoyak menjadi bahan dalam hidangan seruit atau campuran untuk sambal.

sambal-tempoyak

Kaya akan budaya, masyarakat Indonesia memiliki ciri khas yang sungguh unik. Kemewahan alam yang subur, begitu nikmat untuk disajikan. Seperti halnya dengan buah satu ini, durian sang raja buah. Bukan hanya sekedar santapan buah yang langsung bisa dinikmati, namun dapat pula diolah menjadi berbagai makanan  lezat tanpa menghilangkan rasa dan aroma khas yang dimiliki. Masyarakat  Melayu di wilayah Sumatra dan Kalimantan, durian biasa diolah menjadi hidangan pendamping nasi, yang biasa disebut dengan tempoyak.

Tempoyak merupakan kuliner yang terbuat dari hasil fermentasi daging durian.Agar menghasilkan rasa asam dan aroma yang sangat lezat, proses fermentasi dilakukan selama tiga hingga enam hari. Akan lebih lezat lagi jika bahan dasar yang digunakan adalah bahan daging durian lokal yang bermutu baik dan manis.

Karena rasanya khas nan lezat membuat tempoyak dapat dijadikan makanan utama. Sebagian besar masyarakat Melayu menjadikan hidangan ini sebagai hidangan yang wajib ada di setiap menu sehari-hari. Selain menjadi menu utama, tempoyak juga dapat dijadikan sebagai menu tambahan dalam olahan yang dapat dipadupadankan dengan daging ataupun ikan. Bukan hanya dapat dimakan setelah menjadi olahan matang, tempoyak mentah juga terasa lezat disantap dengan dicampur gula pasir dan irisan cabe rawit.

Masyarakat Melayu memiliki olahan tempoyak yang sangat melimpah saat musim durian datang.  Mereka bisa membuat tempoyak dalam jumlah banyak, yang disimpan dalam tempat tertutup agar tidak ada zat yang masuk kedalamnya. Hasil fermentasi yang dilakukan secara benar akan membuat tempoyak dapat bertahan lama, bahkan hingga satu tahun.

Selain nikmat, tempoyak juga memiliki kandungan gizi yang cukup banyak, seperti air, karbohidrat, lemak, protein, serta, energy, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, kalium, kalsium, dan fosfor.

RESEP TEMPOYAK/ TEMPUYAK
Tempoyak nan lezat dan aromanya yang khas hanya menjadi hidangan khas di beberapa daerah terutama daerah yang subur penghasil durian (duren). Tempoyak merupakan hasil fermentasi dari buah durian yang sudah matang. Penyajiannya dapat diolah menjadi bumbu atau tambahan bahan masakan atau dibuat sambal.

RESEP SAMBAL TEMPOYAK ENAK
Bahan dan Bumbu dihaluskan :

  1. 4 butir bawang merah
  2. 2 siung bawang putih
  3. tempoyak durian secukupnya
  4. 3 buah cabe merah besar
  5. cabe rawit,sesuai selera
  6. gula pasir secukupnya
  7. minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT SAMBAL TEMPOYAK ENAK :

  1. Tumis bumbu halus sampai harum.
  2. Tambahkan Tempoyak (seperlunya) tambahkan sedikit gula sebagai pengganti penyedap rasa.
  3. Tumis sebentar (sekitar 2-3 menit). Angkat, sajikan selagi hangat dengan nasi putih.

Sumber : http://wisatapontianak.com/tempoyak-durian-pontianak-kalimantan-arat/

 

Lokasi penjual:
Pasar Mawar  
Alamat: Darat Sekip, Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243
 

DISKUSI


TERBARU


Motif Batik Aka...

Oleh Kyas1 | 05 Oct 2026.
Motif Kain

Deskripsi Motif Batik Akar Kekait adalah salah satu motif batik khas daerah dari Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Motif ini berperan penting seba...

Menthiet

Oleh Kyas1 | 05 Oct 2026.
Tarian

Deskripsi Menthiet adalah salah satu kesenian tari rakyat tradisional yang berasal dari daerah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kesenian ini memiliki...

Kampung Adat Ku...

Oleh Kyas1 | 05 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Kampung Adat Kuta adalah sebuah kampung yang terletak di lembah di Kabupaten Ciamis, dikelilingi oleh bukit-tebing curam hingga sekitar 75...

Ngrowhod

Oleh Kyas1 | 05 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Setiap bangsa memiliki budaya yang berbeda-beda. Manusia dan budaya merupakan dua hal yang saling berkaitan. Budaya merupakan hasil pemiki...

Endhog-endhogan

Oleh Kyas1 | 05 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Endhog-endhogan adalah perayaan Maulid Nabi Muhammad S.A.W yang meriah di Banyuwangi, khususnya di Desa Kalirejo. Tradisi ini melibatkan a...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...