×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tradisi

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Banyumas

Tradisi Keba

Tanggal 05 Aug 2018 oleh OSKM18_16518348_Sulis Tiana.

Keba atau acara tujuh bulanan dimaknai sebagai tradisi untuk meminta keselamatan dan pertolongan kepada Yang Maha Kuasa.

Keba atau yang biasanya dikenal dengan acara tujuh bulanan merupakan salah satu tradisi adat jawa. Keba merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan untuk wanita yang sedang hamil pada masa tujuh bulan. Selain meminta doa akan keselamatan dan prtolongan, acara ini disertai pula dengan doa agar si anak menjadi pribadi yang baik dan sesuai yang diharapkan.

Prosesinya dimulai dengan siraman dengan tujuan meminta keselamatan untuk si ibu dan bayi yang sedang dikandungnya. Air yang digunakan diambil dari tujuh sumber. Yang melakukan siraman pun adalah orang tua dari kedua belah pihak

Dalam acara tersebut, si ibu pun membuat rujak untuk dibagikan kepada para tamu. Konon katanya semakin pedas rujak tersebut menandakan si bayi berjenis kelamin laki-laki. Keluarga si ibu juga membuat bubur, yaitu bubur merah dan bubur putih, yang nantinya bubur itu akan dibagikan kepada para tamu. Adapula makanan lain yang pastinya dibagikan adalah umbi-umbian yang direbus, kacang rebus,dan pisang

Adat Jawa ini termasuk tradisi yang unik karena diakhir acara, si ibu disediakan ember yang didalamnya berisi air, belut, 7 jenis bunga, dan sejumlah uang koin. kemudian para tamu akan berebut koin dan belut yang berada dalam ember tersebut, dan si ibu hamil tersebut akan menyiraklan air yang ada di dalam ember tersebut.

Dengan selesainya acara keba atau tujuh bulanan ini, diharapkan si anak terlahir dengan selamat, rejeki, serta pertolongan dari Yamh Maha Kuasa. Nah kita sebagai bangsa Indonesia boleh mempertimbangkan untuk melestarikan tradisi yang satu ini ya, agar generasi mendatang kita menjadi generasi yang menghargai budaya.

#OSKMITB2018

DISKUSI


TERBARU


Kawin Culik

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Kawin culik adalah tradisi pernikahan dalam adat Suku Sasak di Lombok yang melibatkan proses seorang laki-laki melarikan perempuan untuk d...

Kain Osap

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Motif Kain

Deskripsi Kain Osap adalah salah satu warisan tenun ikat tradisional masyarakat Sasak di Pulau Lombok yang memiliki nilai budaya, filosofis, dan spi...

Kerang Batik

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kerang Batik adalah jenis kerang bercangkang yang memiliki motif batik berwarna coklat kehijauan. Kerang ini diminati karena rasanya yang...

Kue Rasidah

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Rasidah merupakan salah satu kudapan khas Melayu Deli di Kota Medan. Kue ini memiliki tempat istimewa dalam budaya Melayu. Asal/Sejar...

Lontong Medan

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Perayaan Idulfitri di Medan terasa belum lengkap tanpa kehadiran lontong Medan. Hidangan khas ini hampir selalu tersaji di meja makan saat...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...