×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Candi Banon, Jawa Tengah

Arca Ganesha

Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Arca Ganesha adalah arca batu bermuka gajah. Museum Nasional memiliki banyak koleksi arca jenis ini, sebagian besar dalam sikap duduk (kurmasana), namun ada juga yang bersikap berdiri (stanakha). Salah satu koleksi adikarya adalah arca Ganesha dari Candi Banon, Jawa Tengah, yang dibuat pada abad ke-8 dengan tinggi sekitar 150 sentimeter. Arca ini terbuat dari batu tunggal dengan pahatan yang sangat halus dan detail. Penggambaran Ganesha selalu berbeda dalam bentuk, gaya seni, dan langgam, namun ciri utamanya adalah memiliki belalai yang sedang mengisap isi mangkok dalam genggaman tangan depannya. Ganesha juga digambarkan bertangan empat, memegang patahan gading di salah satu tangannya, parasu (kapak pendek) di tangan lain, aksamala (tasbih), dan mangkok. Ganesha yang bergading satu (ekadanta) adalah yang paling banyak dijumpai. Dalam penggambarannya, Ganesha seringkali memperlihatkan perut yang besar.

Makna & Simbolisme

Ganesha dikenal sebagai dewa ilmu pengetahuan, simbol yang juga terlihat pada lambang ITB. Mangkok yang diisap belalainya melambangkan cairan ilmu pengetahuan yang tak pernah habis. Ia juga dipuja sebagai dewa penyingkir segala rintangan, baik gangguan gaib maupun fisik. Wahana tunggangannya, tikus (musaka), melambangkan keangkuhan diri yang harus dikendalikan. Kemampuannya mendobrak pepohonan di hutan dengan tubuhnya yang gagah dan kuat diibaratkan sebagai kemampuannya mengatasi masalah besar. Empat tangannya melambangkan kemampuannya yang melebihi manusia biasa. Ganesha juga dipuja sebagai dewa kebijaksanaan dan kesenian. Di India, Ganesha dipandang sebagai dewa keberuntungan dan kemakmuran, yang disimbolkan oleh perutnya yang besar.

Mitologi

Ganesha adalah anak Dewa Siwa. Dalam agama Hindu, ia dianggap setengah manusia dan setengah dewa. Salah satu mitologi Ganesha yang dikenal terdapat dalam kitab Smaradahana. Dikisahkan, para dewa meminta bantuan Dewa Siwa untuk mengalahkan raksasa pimpinan Nila Rudraka. Dewa Kamajaya membangunkan Dewa Siwa dengan panah pancavisaya, membuat Dewa Siwa rindu pada istrinya, Dewi Uma, yang kemudian hamil. Ketika para dewa mengabarkan kedatangan Nila Rudraka, Dewi Uma yang sedang hamil tua ketakutan melihat gajah Airavata milik Dewa Indra, lalu pingsan. Dewi Uma melahirkan anak berkepala gajah dan berbadan manusia yang diberi nama Ganesha. Ganesha memiliki kekuatan luar biasa dan terlibat dalam peperangan, mengalahkan tentara raksasa dan berduel dengan Nila Rudraka. Saat duel, tubuh Ganesha semakin besar. Nila Rudraka berhasil mematahkan salah satu gading Ganesha, namun Ganesha membinasakannya dengan parasu (kapak pendek) dari patahan gadingnya.

Asal & Persebaran

Arca Ganesha yang dianggap koleksi adikarya berasal dari Candi Banon, Jawa Tengah. Kebanyakan arca Ganesha koleksi Museum Nasional berasal dari masa Kadiri dan Singhasari. Tempat asalnya adalah sejumlah candi yang sudah rusak atau berantakan di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Dalam ikonografi, arca dari masa Singhasari dipandang memiliki buatan yang lebih halus.

Sumber: http://museumnasional.wordpress.com/2010/10/29/arca-ganesha

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Masjid Baitul A...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Baitul Arsy merupakan salah satu masjid tertua yang terletak di lereng Gunung Karang, Kampung Pasir Angin, Kelurahan Pagerbatu, Kec...

Masjid Jami Al-...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Al-Anwar, atau yang dahulu dikenal sebagai Masjid Angke, terletak di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Masjid ini berukuran 15x15 m...

Gapura Naga Kya...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Gapura Naga Kyakya Kembang Jepun adalah salah satu dari empat gapura penanda wilayah pecinan di Surabaya. Gapura ini telah menjadi ikon wi...

Cinta Amangkura...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Seni Pertunjukan

Kisah Cinta Kisah cinta Amangkurat I kepada Ratu Malang begitu dalam, sampai-sampai ia mengabaikan urusan negara demi perasaannya. Kisah ini tercata...

Gereja Katolik...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Tegal adalah salah satu gereja di Keuskupan Purwokerto, didirikan pada tahun 1927. Gereja ini berfu...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...