×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Jawa Timur

Asal Daerah

Sumenep, Jawa Timur

Asta Tinggi Sumenep

Tanggal 24 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Asta Tinggi adalah situs bersejarah yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan terakhir para bangsawan Keraton Sumenep sejak abad ke-17. Situs ini berlokasi di Desa Kebon Agung, Sumenep, Jawa Timur, sekitar 2,5 kilometer ke arah barat dari pusat Keraton Sumenep. Keberadaannya telah melintasi tiga zaman pembangunan, dimulai pada era Panembahan Somala, dilanjutkan oleh Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I, hingga Panembahan Natakusuma II. Asta Tinggi juga diakui sebagai situs cagar budaya provinsi oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melalui SK Nomor: 188/250/KPTS/013/2014. Tempat ini menjadi destinasi wisata religi populer di Madura dan terbuka 24 jam tanpa tiket masuk.

Struktur & Bagian

Kompleks pemakaman ini memiliki luas 112,2 meter x 109,25 meter dan dibatasi oleh tembok batu kapur rapi yang dibangun tanpa campuran semen dan pasir. Kompleks ini terbagi menjadi dua bagian dengan ciri arsitektur yang berbeda.

  • Bagian Barat: Bernafaskan gaya Jawa secara mendalam.
  • Bagian Timur: Menggabungkan corak China, Eropa, Arab, dan Jawa, dengan aksesoris dan prasasti beraksara Arab.

Ciri Khas/Ornamen

Arsitektur di Asta Tinggi memadukan estetika multikultural dari berbagai penjuru dunia seperti Belanda, Arab, China, dan unsur lokal Jawa. Meskipun berbagai gaya terintegrasi, sentuhan kebudayaan Hindu masih kentara. Legenda masyarakat setempat juga mengisahkan bahwa tembok mistis kompleks ini dapat membuat burung yang melintasi wilayah pemakaman tersebut jatuh.

Sejarah

Asta Tinggi mulai dikembangkan pada era Panembahan Somala dan terus dilanjutkan oleh Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I hingga Panembahan Natakusuma II. Riwayat Asta Tinggi juga mencatat momen dramatis ketika tentara Inggris pernah berencana menjatuhkan bom ke wilayah ini karena keliru menganggapnya sebagai istana kerajaan, namun bom tersebut meleset dari sasarannya.

Sumber: https://www.barak.id/asta-tinggi-sumenep-leksa-sejarah-pemakaman-raja-dan-situs-cagar-budaya

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Peci Peci Turi

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Peci Peci Turi adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak, umumnya perempuan, di daerah Indramayu. Jumlah Pemain Permain...

Sayanghara

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Sayanghara adalah jenis perlombaan yang menggunakan batang pinang atau bambu sebagai alat utama. Batang ini ditanam tegak di tanah dan dil...

Tunggul

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Tunggul adalah sebuah tanda kebesaran yang digunakan oleh raja adat. Bentuknya berupa mata logam tajam yang memiliki gagang dari kayu. Pad...

Pantai Pagatan

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Pantai Pagatan merupakan sebuah objek wisata pantai berpasir putih yang terletak di wilayah Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu,...

Keris Siginjai

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Keris Siginjai adalah salah satu keris pusaka Nusantara yang memiliki kedudukan penting bagi masyarakat Jambi. Keris ini merupakan bagian...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...