|
|
|
|
|
|
Baladewa Rabi Tanggal 28 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Kisah Baladewa Rabi dimulai dengan kekecewaan Prabu Salya di Kerajaan Mandraka. Ia berharap putrinya, Dewi Erawati, menikah dengan Raden Kurupati, calon pemimpin Kerajaan Hastina. Namun, Wasi Jaladara dari Gunung Rewataka berhasil menemukan Dewi Erawati yang hilang. Padahal, Prabu Salya sudah bersumpah akan menikahkan Dewi Erawati dengan siapa pun yang menemukannya. Raden Rukmarata, putra Prabu Salya, mengusulkan syarat berat untuk Wasi Jaladara agar pernikahan bisa digagalkan: Wasi Jaladara harus menyediakan “patah manten sakembaran” (dua gadis perawan berwajah mirip), “kembar mayang” dari Kayu Dewandaru dan Kayu Jayandaru dari Kahyangan Suralaya diiringi empat puluh bidadari, serta “waranggana cantik” yang pandai menyanyikan segala jenis lagu. Wasi Jaladara diberi waktu tujuh hari hingga hari pernikahan pada Buda Manis minggu depan. Di Kahyangan Suralaya, Prabu Nagaprasanta, raja raksasa dari Kerajaan Renggabumi, berniat memperistri Batari Gagarmayang. Batara Indra menolak lamaran tersebut, sehingga Prabu Nagaprasanta menyerang kahyangan bersama pasukannya. Prabu Nagaprasanta berubah menjadi naga besar penyembur bisa panas, sedangkan Patih Yudakoti menjadi gajah kebal senjata. Batara Indra dan para jawata terdesak. Batara Narada kemudian membawa pesan dari Batara Guru bahwa Raden Kakrasana, putra mahkota Mandura yang bergelar Wasi Jaladara di Gunung Rewataka, adalah satu-satunya yang bisa mengalahkan Prabu Nagaprasanta dan Patih Yudakoti. Sementara itu, Raden Kurupati yang sebelumnya menyerang Gunung Rewataka karena salah duga, kini atas nasihat Patih Sangkuni, datang untuk berguru ilmu gada kepada Wasi Jaladara. Patih Sangkuni meyakinkan Raden Kurupati bahwa Wasi Jaladara yang sakti harus dijadikan sekutu, bukan musuh, apalagi Raden Bratasena dari Pandawa sudah lebih dulu menjadi muridnya. Wasi Jaladara, meskipun terlihat galak, berhati lembut dan pemaaf. Ia menerima Raden Kurupati sebagai murid, belajar bersama Raden Bratasena. Setelah itu, Raden Rukmarata dan Patih Tuhayata menyampaikan persyaratan pernikahan dari Prabu Salya kepada Wasi Jaladara di Gunung Rewataka.
Kisah ini diolah dari sumber Serat Pustakaraja Purwa (Surakarta) karya Raden Ngabehi Ranggawarsita.
Sumber: http://albumkisahwayang.blogspot.co.id/2016/10/baladewa-rabi.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
Baladewa Rabi — Cerita Rakyat, Surakarta · source
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |