|
|
|
|
|
|
Batik Jetis Tanggal 10 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Batik Jetis merupakan batik tulis khas dari Sidoarjo. Batik ini telah menjadi salah satu alternatif oleh-oleh khas kota delta tersebut dan memiliki sejarah yang panjang di wilayah tersebut. Meskipun ada sejak tahun 1675, perkembangan usaha batik tulis Jetis baru terlihat pada tahun 1950-an dan mulai berkembang pesat sekitar tahun 1970-an.
Batik Jetis sudah ada sejak tahun 1675, konon menurut cerita Mbah Mulyadi adalah keturunan Raja Kediri. Namun, usaha batik tulis Jetis baru mulai berkembang sekitar tahun 1950-an. Pada tahun 1970-an, industri batik Sidoarjo menjadi penopang ekonomi utama dan hampir seluruh rumah tangga di Kampung Jetis terlibat dalam usaha ini. Awalnya, para pekerja pabrik batik besar yang berasal dari Jetis membuka usaha batik sendiri, menjadikan usaha batik sebagai mata pencarian utama masyarakat Jetis hingga sekarang.
Sentra kerajinan batik Jetis dapat ditemukan di Sidoarjo. Kampoeng Batik Jetis ditandai dengan baliho bergambar "canting" berwarna emas dan tulisan "Kampoeng Batik Jetis sejak 1675" di Jalan Diponegoro. Area ini hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki, motor, dan becak, terutama saat pasar masih ramai. Alternatif lain untuk kendaraan roda empat adalah melalui Jalan Diponegoro dan parkir di depan Gapura Kampoeng Batik Jetis.
Pada tahun 1970-an, industri batik Sidoarjo sangat vital, dengan sekitar 90% penduduk Jetis, khususnya perempuan, bekerja di sektor batik. Namun, pada masa sekarang, kurang dari 10% penduduk perempuan yang bekerja di bidang ini, akibat penutupan usaha. Untuk melestarikan dan mengembangkan batik, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meresmikan "Kampoeng Batik Jetis" pada 3 Mei 2008. Pemerintah juga melakukan pembinaan rutin meliputi peningkatan kualitas, kuantitas produksi, manajemen pemasaran, serta memberikan kredit usaha lunak dan bekerja sama dengan Dekranasda serta stakeholder lainnya.
Batik Sidoarjo memiliki ciri khas corak yang terkait dengan keberadaan Sidoarjo saat itu. Beberapa motif yang disebutkan antara lain:
Sumber: https://jawatimuran.wordpress.com/2011/10/06/batik-jetis-batik-tulis-khas-sidoarjo
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |