×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Motif Kain

Elemen Budaya

Motif Kain

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Pekalongan, Jawa Tengah

Batik Jlamprang Pekalongan

Tanggal 27 Jul 2026 oleh Kyas1 .

Sejarah Batik Jlamprang

Sejarah Batik Jlamprang Pekalongan bermula dari abad ke-17 saat VOC mendirikan basis perdagangan di Pekalongan. Pedagang VOC membawa batik India yang menjadi inspirasi bagi pengrajin lokal untuk menciptakan motif khas. Pada masa kolonial Belanda, batik ini sangat populer di kalangan orang Belanda dan kelas menengah pribumi, bahkan diekspor ke Eropa dan Amerika. Namun, produksi menurun selama kemerdekaan akibat krisis ekonomi dan kurangnya dukungan pemerintah. Pada 1970-an, pemerintah mulai mendukung industri batik, termasuk Batik Jlamprang Pekalongan, hingga kini menjadi salah satu jenis batik populer di Indonesia dan diekspor ke berbagai negara. Batik ini juga digunakan dalam acara adat seperti pernikahan, khitanan, dan keagamaan.

Ciri Khas Batik Jlamprang

Batik Jlamprang Pekalongan memiliki ciri khas motif yang terdiri dari pola-pola saling berimpit-impitan atau bertumpuk, terinspirasi dari kain India. Warna yang digunakan umumnya cerah dan mencolok, seperti merah, hijau, kuning, dan biru, dengan latar belakang putih atau hitam. Motifnya cenderung berukuran kecil, cocok digunakan sebagai kain tenun atau bahan pakaian tradisional seperti kebaya atau blus. Secara tradisional, batik ini dibuat dengan teknik batik tulis menggunakan lilin atau malam, lalu diwarnai. Dalam industri modern, juga diproduksi dengan teknik batik cap atau printing untuk memenuhi permintaan pasar, meskipun batik tulis dianggap lebih berharga.

Jenis Motif Batik Jlamprang

  • Motif Tumpal: Terdiri dari pola segitiga berulang dan berimpit-impitan, melambangkan kesuburan dan harapan.
  • Motif Bunga-bungaan: Terdiri dari berbagai jenis bunga yang ditempatkan secara berimpit-impitan, melambangkan keindahan dan kesejukan.
  • Motif Buah-buahan: Terdiri dari berbagai jenis buah-buahan seperti mangga, rambutan, dan durian, melambangkan kesuburan dan kelimpahan.
  • Motif Hewan: Terdiri dari gambar hewan-hewan seperti burung dan kupu-kupu, melambangkan keindahan dan kebebasan.
  • Motif Tari Bedhaya: Terinspirasi dari tari tradisional Jawa, melambangkan keanggunan dan kemegahan.
  • Motif Lukisan Gajah Mada: Terinspirasi dari tokoh penting Kerajaan Majapahit, melambangkan kekuatan dan kebijaksanaan.
  • Motif Kupu-kupu: Terdiri dari gambar kupu-kupu dengan warna-warna cerah, melambangkan keindahan dan kebebasan.

Perkembangan Batik Jlamprang Pekalongan

Batik Jlamprang Pekalongan mengalami perkembangan pesat, dari dikenal masyarakat lokal hingga diapresiasi di tingkat nasional dan internasional. Perkembangan ini didukung oleh peran pemerintah daerah Pekalongan sejak tahun 1970-an, yang membentuk pusat produksi dan memberikan bantuan modal bagi pengusaha lokal. Pengusaha juga berperan penting dalam mengembangkan desain dan motif baru sesuai tren mode. Beberapa tahun terakhir, batik ini populer di kalangan selebriti dan masyarakat kelas atas, terbukti dengan desainer ternama yang menggunakannya sebagai inspirasi, serta peningkatan permintaan ekspor.

Sumber: https://www.batikprabuseno.com/artikel/edukasi/batik-jlamprang-pekalongan

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Tari Lidah Agni

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Lidah Agni adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh tiga dosen ISBI Bandung: Ria Dewi Fajaria, Subayono M Mughni Munggaran, dan M...

Monsak

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Monsak adalah silat tradisional khas suku Batak Toba. Namun, saat ini informasi mengenai monsak sangat sulit ditemukan dan keberadaannya t...

Kuda Renggong

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Kuda Renggong adalah sebuah kesenian pertunjukan di Sumedang yang menampilkan kuda-kuda terlatih yang menari mengikuti iringan musik. Awal...

Hikayat Gunung...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Gunung Tampomas adalah stratovolkano dengan ketinggian 1.684 meter di atas permukaan laut, terletak di sebelah utara kota Sumedang. Gunung...

Wanci Janari Ge...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Wanci Janari Gedé merupakan istilah waktu tradisional dalam budaya Sunda yang menandakan waktu menjelang subuh. Ini adalah bagian dari pem...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...