×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Motif Kain

Elemen Budaya

Motif Kain

Provinsi

Nusa Tenggara Barat

Asal Daerah

Mataram Kartasura Solo

Batik Parang

Tanggal 28 Jul 2026 oleh Kyas1 .

Sejarah Singkat

Motif batik Parang diciptakan oleh Sultan Agung dari Kerajaan Mataram Kartasura Solo ketika bermeditasi di pantai selatan. Inspirasi didapatkan dari ombak kencang yang bergelombang-ambing di laut Parangtritis. Motif ini bisa dikatakan sebagai batik tertua di Indonesia. Penamaan 'Parang' berasal dari kata 'pereng' yang berarti lereng atau garis menurun dari tinggi ke rendah secara diagonal.

Motif & Makna

  • Bentuk 'S': Diambil dari simbol ombak samudra yang diartikan dengan semangat yang tidak pernah redup, serta jalin-menjalin tidak terputus, mengartikan kesinambungan.
  • Gareng: Condong dengan bentukan lengkungan. Dinamai dari tokoh pewayangan Gareng yang melambangkan sikap kebijaksanaan.
  • Mlinjon: Berbentuk seperti belah ketupat, tersusun berjajar di setiap ujung dan lengkungan. Bermakna sebagai simbol awal mula kehidupan, yang idenya didapat Sultan Agung saat melihat karang laut dan meyakini adanya celah karang sebagai mulanya kehidupan.

Makna Batik Parang

Batik Parang memiliki arti dan nilai filosofi yang tinggi. Disimbolkan sebagai petuah untuk tidak mudah menyerah, seperti ombak laut yang tidak pernah berhenti bergerak. Menggambarkan upaya terus-menerus dalam memperbaiki diri, memperjuangkan kesejahteraan, dan menjaga tali persaudaraan. Juga diartikan sebagai kain yang belum rusak, melambangkan perbaikan diri, kesejahteraan masyarakat. Dahulu, penciptaan batik ini dikhususkan sebagai hadiah mulia Sultan Agung untuk anaknya.

Penggunaan

Batik Parang digunakan untuk acara-acara khusus, seperti pembukaan. Contohnya, Senopati yang akan berperang menggunakan batik ini agar pulang membawa kemenangan. Motif batik Parang sering dijumpai di wilayah keratonan, karena Sultan Agung merupakan bagian dari kerajaan Mataram.

Jenis-Jenis Batik Parang

  • Parang Rusak: Diciptakan oleh Panembahan Senopati saat bertapa di pantai selatan, terinspirasi ombak laut yang tak lelah menghantam karang. Filosofinya adalah simbol perlawanan manusia terhadap kejahatan.
  • Parang Barong: Berbeda dengan Parang Rusak karena ukurannya lebih besar. Diciptakan oleh Sultan Agung Hanyakrakusuma. Filosofinya sebagai upaya pengendalian diri terhadap dinamika usaha berkelanjutan, seperti kebijaksanaan dalam bergerak dan kehati-hatian dalam bertindak.
  • Parang Klitik: Memiliki pola parang dengan stilasi sangat halus dan ukuran lebih kecil. Melambangkan citra feminin, sifat lemah lembut, halus perilaku, dan bijaksana. Biasanya digunakan putri raja.
  • Parang Slobok: Kata 'Slobok' diambil dari bahasa Jawa 'labok' yang berarti longgar. Maknanya adalah harapan agar jenazah mendapatkan kelonggaran dan tidak kesulitan saat menghadap Sang Pencipta.

Sumber: https://www.batikprabuseno.com/artikel/edukasi/batik-parang

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Lagu Selayang P...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Lagu Tradisional

Lagu Melayu yang bertajuk Selayang Pandang sangat tersohor tidak hanya di Indonesia namun di Malaysia dan Singapura merupakan ciptaan komposer tanah...

Hidangan Ketupa...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Ketupat

Selain bahan bakunya yang unik, Ketupat Kopau khususnya di Desa Okura juga dihidangkan dengan makanan pendamping yang unik pula. Ketupat dimakan deng...

Anyaman Ketupat...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Anyaman Ketupat

Berbeda dari ketupat pada umumnya yang menggunakan daun kelapa, masyarakat Melayu Riau memiliki kearifan lokal unik berupa tradisi menganyam ketupat...

Tari Vaganza

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Tari Vaganza

Tari Vaganza adalah sebuah pertunjukan tarian selamat datang yang berasal dari Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kata 'Vaganza' bermaksud pertunjukan be...

Situs Payak

Oleh Kyas1 | 20 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Situs Payak adalah salah satu lokasi wisata sejarah blusukan di Jogja yang belum banyak dikenal. Bentuknya menyerupai candi pendek dengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...