|
|
|
|
|
|
Batik Vorstenlanden Tanggal 27 Jul 2026 oleh Kyas1 . |
Batik Vorstenlanden merujuk pada kisah perkembangan batik di balik tembok keraton di Jawa Tengah bagian selatan, yang bertautan dengan perjalanan Imperium Mataram. Kebutuhan akan kain yang digunakan di dalam keraton menjadikan kegiatan membatik tumbuh dengan pesat, dengan putri-putri keraton dan para pembatik pangeran berpartisipasi dalam pengembangannya.
Konsep Vorstenlanden berawal dari Kesultanan Mataram, kerajaan bercorak Islam pada abad ke-16 dan berdaulat abad ke-17, yang menurunkan "Wangsa Mataram". Pada masa lalu, pertemuan perwakilan kerajaan di Jawa seperti ini memerlukan serangkaian upacara protokoler. Batik di dalam istana mengalami perubahan seiring waktu, dengan Pakubuwono III menciptakan batik untuk perkawinan. Era selanjutnya mengembangkan motif seperti parang. Zaman Pakubuwono VII, batik mulai dimasyarakatkan dengan silang kultur selain budaya keraton, dan pada masa Pakubuwono X menjadi pakaian acara lengkap. Jepang juga turut memengaruhi perkembangan batik Karaton Kasunanan pada era Pakubuwono XI. Sekitar tahun 2000, muncul batik Gusdurian yang merupakan modifikasi batik Solo dan Yogya dengan motif parang garong, dan generasi baru meleburkan batik dengan gaya modern.
Beberapa jenis batik yang menjadi larangan bagi "kawula" (rakyat biasa) namun diizinkan untuk patih dan kerabat raja oleh Pakubuwana III antara lain batik lar, batik parang, batik cemukiran yang berujung seperti paruh podang, bangun tulak lenga teleng, dan berwujud tumpal, serta batik cemukiran yang berbentuk ujung lung (daun tumbuhan yang menjalar di tanah).
Sumber: https://nationalgeographic.grid.id/read/132291939/batik-vorstenlanden-kisah-batik-dari-empat-istana-penerus-mataram
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |