×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Jawa Timur

Asal Daerah

Mojokerto

Candi Gentong Trowulan

Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Candi Gentong berlokasi di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, di sebelah timur Candi Brahu. Candi ini berasal dari masa Kerajaan Majapahit periode pemerintahan Raja Hayam Wuruk antara tahun 1350 hingga 1389 masehi. Nama "Gentong" diberikan karena sebelum ekskavasi, masyarakat melihat gundukan besar dengan lubang di tengahnya menyerupai bentuk gentong, serta banyaknya fragmen gentong yang ditemukan di sekitar situs. Candi ini terbuat dari bata merah dengan teknik pemasangan gosok atau menggunakan spesi tanah liat. Candi Gentong dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu Candi Gentong I dan Candi Gentong II, yang terletak dalam sumbu garis yang sama.

Struktur & Bagian

  • Candi Gentong I: Terdiri dari struktur persegi tiga lapis. Struktur pertama di tengah berukuran panjang 5,27 meter, lebar 5,20 meter, tebal 2 meter, dan tinggi 2,7 meter, dengan dinding luar 9,25 x 9,25 meter. Struktur kedua mengelilingi struktur pertama membentuk lorong selebar 1,2 meter, dengan dinding persegi berukuran panjang 11,4 meter, lebar 11,33 meter, tebal 1,42 meter, dan tinggi 2,07 meter, serta memiliki profil melebar di bagian atas. Struktur ketiga paling luar mengelilingi struktur kedua, dipisahkan oleh lorong selebar 1 meter, berukuran panjang 23,5 meter, lebar 23,5 meter, dan tinggi 2,3 meter. Pada sisi luar struktur ketiga terdapat bilik-bilik kecil berderet.
  • Candi Gentong II: Berupa struktur utama berdenah persegi berukuran 7,10 x 7,10 meter, dikelilingi oleh tujuh struktur kecil yang ditata mengitari candi sesuai arah mata angin, kecuali di sisi utara. Kondisi struktur secara keseluruhan hanya berupa bagian bawah bangunan yang membentuk sudut persegi. Luas keseluruhan Candi Gentong II adalah 18,5 x 18,5 meter.
  • Bentuk susunan bangunan pada Candi Gentong merupakan mandala stupa.

Temuan Arkeologi

Hasil ekskavasi yang dilakukan oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Provinsi Jawa Timur (Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI) pada tahun 1994/1995-1996/1997 menemukan kumpulan stupika, arang, dan dua fragmen arca Buddha, semuanya ditemukan di Candi Gentong I. Stupika terbuat dari tanah liat yang dibentuk seperti stupa kecil dengan inskripsi mantra Buddha di bagian bawah, dibuat melalui penjemuran tanpa pembakaran. Arca Buddha ditemukan di sisi timur struktur candi, namun dalam kondisi kepalanya telah hilang. Hasil tes carbon dating pada temuan arang menunjukkan pertanggalan mutlak 1470 ±100 AD.

Sejarah Penelitian dan Pemugaran

Candi Gentong pertama kali dicatat oleh Verbeek pada tahun 1889. Penelitian lebih lanjut dilakukan oleh Knebel pada tahun 1907 dan N.J. Krom pada tahun 1923. Maclaine Pont juga memasukkan candi ini dalam peta rekonstruksi kota Majapahit pada tahun 1925. Pemugaran candi ini dilakukan oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Timur (Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI) secara bertahap dari tahun 1995/1996, 1998/1999, hingga 2004.

Fungsi

Selain sebagai objek wisata dan edukasi sejarah bagi pelajar dan masyarakat umum, Candi Gentong juga menjadi tempat bagi pengunjung spiritual untuk berdoa dan menenangkan diri, dengan sebagian pengunjung mengambil air dari sumur yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit.

Sumber: https://beritajatim.com/candi-gentong-trowulan-mojokerto-candi-era-raja-hayam-wuruk

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Masjid Cipari

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Cipari adalah masjid bersejarah yang terletak di kawasan pesantren kuno di Desa Cipari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Bangunan...

Masjid Baitul A...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Baitul Arsy merupakan salah satu masjid tertua yang terletak di lereng Gunung Karang, Kampung Pasir Angin, Kelurahan Pagerbatu, Kec...

Masjid Jami Al-...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Al-Anwar, atau yang dahulu dikenal sebagai Masjid Angke, terletak di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Masjid ini berukuran 15x15 m...

Gapura Naga Kya...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Gapura Naga Kyakya Kembang Jepun adalah salah satu dari empat gapura penanda wilayah pecinan di Surabaya. Gapura ini telah menjadi ikon wi...

Cinta Amangkura...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Seni Pertunjukan

Kisah Cinta Kisah cinta Amangkurat I kepada Ratu Malang begitu dalam, sampai-sampai ia mengabaikan urusan negara demi perasaannya. Kisah ini tercata...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...