|
|
|
|
|
|
Candi Gentong Trowulan Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Candi Gentong berlokasi di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, di sebelah timur Candi Brahu. Candi ini berasal dari masa Kerajaan Majapahit periode pemerintahan Raja Hayam Wuruk antara tahun 1350 hingga 1389 masehi. Nama "Gentong" diberikan karena sebelum ekskavasi, masyarakat melihat gundukan besar dengan lubang di tengahnya menyerupai bentuk gentong, serta banyaknya fragmen gentong yang ditemukan di sekitar situs. Candi ini terbuat dari bata merah dengan teknik pemasangan gosok atau menggunakan spesi tanah liat. Candi Gentong dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu Candi Gentong I dan Candi Gentong II, yang terletak dalam sumbu garis yang sama.
Hasil ekskavasi yang dilakukan oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Provinsi Jawa Timur (Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI) pada tahun 1994/1995-1996/1997 menemukan kumpulan stupika, arang, dan dua fragmen arca Buddha, semuanya ditemukan di Candi Gentong I. Stupika terbuat dari tanah liat yang dibentuk seperti stupa kecil dengan inskripsi mantra Buddha di bagian bawah, dibuat melalui penjemuran tanpa pembakaran. Arca Buddha ditemukan di sisi timur struktur candi, namun dalam kondisi kepalanya telah hilang. Hasil tes carbon dating pada temuan arang menunjukkan pertanggalan mutlak 1470 ±100 AD.
Candi Gentong pertama kali dicatat oleh Verbeek pada tahun 1889. Penelitian lebih lanjut dilakukan oleh Knebel pada tahun 1907 dan N.J. Krom pada tahun 1923. Maclaine Pont juga memasukkan candi ini dalam peta rekonstruksi kota Majapahit pada tahun 1925. Pemugaran candi ini dilakukan oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Timur (Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI) secara bertahap dari tahun 1995/1996, 1998/1999, hingga 2004.
Selain sebagai objek wisata dan edukasi sejarah bagi pelajar dan masyarakat umum, Candi Gentong juga menjadi tempat bagi pengunjung spiritual untuk berdoa dan menenangkan diri, dengan sebagian pengunjung mengambil air dari sumur yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit.
Sumber: https://beritajatim.com/candi-gentong-trowulan-mojokerto-candi-era-raja-hayam-wuruk
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |