budaya
|
Rumah Blandongan |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Rumah-Blandongan |
|
Rumah adat Betawi biasanya terdiri dari tiga bagian utama. Pertama adalah dapur yang terletak di bagian belakang rumah. kedua adalah bangunan inti yang terletak di bagian tengah. Pada bagian ini biasanya dibangun kamar tempat beristirahat. Selain itu bangunan inti ini juga digunakan untuk kegiata... |
| Produk Arsitektur Banten |
|
Batu Gurun |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Batu-Gurun |
|
Batu Guru Toba Samosir Dalihan Na Tolu Legenda Batu Guru yang dijuluki sebagai simbol nyata filsafat suku Batak Toba Samosir "Dalihan Na Tolu" tampak bagaikan mengapung di kawasan pantai Danau Toba desa Pangaloan Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir Sumatera Utara. Batu besar yang di... |
| Cerita Rakyat Sumatera Utara |
|
Tari Putri Anggrek/ Tari Nong Anggrek |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Tari-Putri-Anggrek-Tari-Nong-Anggrek |
|
Tari Putri Anggrek adalah tarian khas Kota Tangerang Selatan. Tarian ini sebenarnya lebih tepat disebut sebagai Tarian Ikon Kota Tangerang Selatan mengingat Kota Tangerang Selatan baru diresmikan pada 29 Oktober 2008 oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto. Jadi, dapat dikatakan bahwa tar... |
| Tarian Banten |
|
Legenda batu guru dan filsafat Batak Toba "dalihan na tolu" |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Legenda-batu-guru-dan-filsafat-Batak-Toba-dalihan-na-tolu |
|
Legenda Batu Guru yang dijuluki sebagai simbol nyata filsafat suku Batak Toba Samosir "Dalihan Na Tolu" tampak bagaikan mengapung di kawasan pantai Danau Toba desa Pangaloan Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir Sumatera Utara. Batu besar yang di topang tiga buah batu dibawahnya memiliki usia rib... |
| Cerita Rakyat Sumatera Utara |
|
Busana Adat Suku Dayak Salako |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Busana-Adat-Suku-Dayak-Salako |
|
Kebanyakan orang dayak Salako, bertani, berladang, berburu dan menoreh karet, kehidupannya sangat sederhana, tidak mempunyai identitas yang menonjol, seperti layaknya dayak pesisir. Dayak Salako memegang teguh hukum adat istiadat. Dayak Salako menjadi penengah antara suku yang bertikai. Fungsi hu... |
| Pakaian Tradisional Kalimantan Barat |
|
Dikutuk Menjadi Batu |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Dikutuk-Menjadi-Batu |
|
Di sebuah desa nelayan. Hidup seorang ibu dengan seorang anak lelakinya bernama Malin Kundang. Hidup mereka sangat miskin. Ayah Malin sudah lama meninggal dunia. Ketika kecil, Malin senang mengejar dan suka memukul ayam-ayam tetangga. Suatu hari, ia jatuh terpeleset ketika mengejar-ngejar ayam. L... |
| Cerita Rakyat Sumatera Barat |
|
Jamang Sangsang, Pakaian Alam Suku Baduy |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Jamang-Sangsang-Pakaian-Alam-Suku-Baduy |
|
Suku Baduy di Desa Kanekes, Leuwidamar, Banten, selama ini hidup dalam aturan adat yang kuat. Aturan ini mencakup semua kegiatan, tingkah laku, serta barang yang digunakan. Begitu juga dengan pakaian yang melekat pada masyarakat Suku Baduy. Pakaian atau baju adat ini telah menjadi ciri khas masya... |
| Pakaian Tradisional Jawa Barat |
|
Baileo, Bangunan Adat Suku Huaulu |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Baileo-Bangunan-Adat-Suku-Huaulu |
|
Rumah adat merupakan bangunan yang mempunyai ciri khas terkait dengan budaya dari tiap-tiap suku yang ada di Indonesia. Di Indonesia begitu banyak rumah adat yang mewakili suku dan adat istiadat dari masing-masing daerah. Salah satunya adalah Suku Baduy, suku asli masyarakat Banten yang memiliki... |
| Produk Arsitektur Maluku |
|
Barongan Tegal |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Barongan-Tegal |
|
Jika mendengar kata “barong” yang terlintas dibenak kita adalah barongsay atau barong dari Bali. Di Wikipedia dijelaskan bahwa Kesenian Barongan adalah karakter dalam mitologi Jawa , Sunda , Madura dan Bali . Ia adalah raja dari roh-ro... |
| Seni Pertunjukan Jawa Tengah |
|
Batu Pallantikang (Batu Pelantikan Raja) |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Batu-Pallantikang-Batu-Pelantikan-Raja |
|
Batu petantikan raja (hatu pallantikang) terletak di sebelah tenggara kompleks makam Tamalate. Dahulu, setiap penguasa baru Gowa-Tallo di sumpah di atas batu ini (Wolhof dan Abdurrahim, tt : 67). Batu pallantikang sesungguhnya merupakan batu alami tanpa pembentukan, terdiri dari satu batu andesi... |
| Naskah Kuno dan Prasasti Sulawesi Selatan |