|
|
|
|
|
|
Hikayat Ma’ruf Eskape Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Alkisah, di negeri Azraki hiduplah seorang raja muda bernama Ma’ruf Eskape. Meskipun telah berusia tiga puluh tahun, ia belum juga menikah. Ayahnya, Maharaja Syamsul Ulum, berulang kali mendesaknya untuk menikah, namun Ma’ruf selalu menolak karena belum menemukan wanita yang cocok. Maharaja merasa bingung dan khawatir Ma’ruf tidak dapat memiliki keturunan. Ma’ruf menjelaskan bahwa ia ingin menikah dengan bidadari, bukan dengan manusia biasa. Ide ini membuat ayah dan ibunya terkejut dan menganggapnya gila. Namun, Ma’ruf bersikeras dan mengatakan akan meminta bantuan kepada Dato, yaitu jin bernama Afrijul Gaos yang bersemayam di kerajaan jin Tamtam Jaduljan di dasar lautan. Maharaja dan Permaisuri penasaran dan sedikit ketakutan ketika Ma’ruf memanggil jin tersebut. Dengan menepuk tangan berulang kali, Afrijul Gaos, jin tinggi besar dengan penampilan aneh (berjengki, berkaos genggang, perut miring, kepala segitiga botak), tiba-tiba muncul dari loteng. Afrijul Gaos awalnya mengira Maharaja dan Permaisuri sebagai orang-orangan sawah, namun Ma’ruf menjelaskan siapa mereka. Ma’ruf kemudian meminta Dato untuk mencarikan pasangan, yaitu seorang bidadari. Afrijul Gaos menyanggupinya dan berjanji akan mengantarkan bidadari tersebut ke kamar Ma’ruf malam itu juga. Afrijul Gaos segera terbang menuju kerajaan bidadari. Ia mengintip dan melihat seorang bidadari bernama Hayatunnufus sedang bermain di kebun bunga. Afrijul Gaos menculik Hayatunnufus dan membawanya terbang. Kejadian ini membuat para bidadari gempar, dan kepala bidadari bersumpah akan membalas perbuatan Afrijul Gaos. Sementara itu, di kamar Ma’ruf Eskape, Afrijul Gaos muncul dari belakang lemari bersama Hayatunnufus yang sangat cantik. Ma’ruf terpikat dan ingin segera menikahinya. Namun, Afrijul Gaos mengingatkan bahwa Hayatunnufus harus ditanya terlebih dahulu apakah ia mau dengan Ma’ruf. Hayatunnufus, yang belum pernah bertemu lelaki, merasa Ma’ruf tidak jelek dan timbul perasaan suka melihatnya. Ma’ruf kemudian mendekati Hayatunnufus dan mengungkapkan keinginannya untuk hidup bersama. Hayatunnufus tidak langsung menjawab, melainkan berseloka di dekat jendela, mengungkapkan perasaan dan nasibnya. Ma’ruf yang terharu mendengarkan suara merdu Hayatunnufus, membalas seloka tersebut.
Sumber: https://www.kebudayaanbetawi.com/1956/hikayat-maruf-eskape
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Help Indodax
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Nomor CS Indodax 082-17143778. Nomor resmi CS Indodax Prioritas: 082-17143778 . Sebagai informasi tambahan, CS Indodax beroperasi 24 jam.&n... |
|
Cara Menghubung...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Anda dapat menghubungi Call Center Indodax di nomor: 082-17143778 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Palanggan dapat menghubungi Call Center... |
|
Layanan pelangg...
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Anda dapat menghubungi Call Center Indodax di nomor: 082-17143778 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Call Center utama Indodax Layanan C... |
|
Call Center Ind...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Hubungi Call Center utama Indodax Prioritas: 082-17143778. Layanan Call Center utama Indodax Prioritas Call Center utama untuk Indod... |