×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Motif Kain

Elemen Budaya

Motif Kain

Provinsi

Jawa Tengah

Kampung Batik Laweyan

Tanggal 28 Jul 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Kampoeng Batik Laweyan adalah sebuah kawasan di Solo yang dikenal sebagai sentra produksi batik. Meskipun disebut "kampung", Laweyan sebenarnya adalah sebuah kecamatan. Penyematan nama "kampung batik" ini karena mayoritas penduduknya berprofesi di bidang batik dan memiliki sejarah panjang dalam kerajinan batik. Sejak abad ke-14, penduduknya sudah terlibat dalam industri tekstil, terkenal sebagai penghasil kain berkualitas.

Sejarah Batik di Laweyan

Kemampuan membuat batik baru dikenal penduduk Laweyan sekitar abad ke-16, tepatnya pada tahun 1546. Teknik membatik ini diperkenalkan oleh Kyai Ageng Henis, yang merupakan keturunan Brawijaya V dan makamnya berada di kawasan ini. Masa kejayaan perajin batik Laweyan terjadi pada awal abad ke-20, sekitar tahun 1911, ketika Samanhudi memperkenalkan teknik batik cap, yang mempercepat proses pembuatan batik dan meningkatkan industri secara pesat. Namun, pada tahun 1970-an, industri batik tradisional di Laweyan mengalami masa suram dengan masuknya batik printing yang lebih murah dan cepat produksinya. Titik terendah terjadi pada akhir tahun 2000, dengan hanya 16 perajin batik yang tersisa. Kebangkitan kembali dimulai pada 25 September 2004, saat para tokoh membentuk Forum Pengembang Kampoeng Batik Laweyan, mengubah kawasan ini menjadi kampung wisata batik.

Perkembangan dan Pariwisata

Setelah terbentuknya Forum Pengembang Kampoeng Batik Laweyan, cara pemasaran produk batik berubah. Rumah-rumah perajin di kawasan ini kini berfungsi sebagai galeri dan gerai penjualan produk. Pengunjung tidak hanya dapat membeli batik, tetapi juga melihat proses pembuatannya, bahkan dapat mencoba belajar membatik. Status Laweyan sebagai kawasan wisata didukung dengan penetapannya sebagai cagar budaya, mengingat banyaknya bangunan kuno yang masih berdiri. Perubahan ini membawa dampak positif, dengan pertumbuhan industri batik yang signifikan. Pada awal tahun 2013, tercatat ada sekitar 90 UKM batik di Laweyan. Para perajin juga aktif menciptakan motif-motif baru yang menyesuaikan keinginan pasar, sehingga selalu ada kreasi baru yang ditemukan. Oleh karena itu, Kampoeng Batik Laweyan menjadi destinasi yang menarik bagi pengunjung yang ingin memahami nilai budaya batik dan melihat upaya pelestariannya.

Sumber: https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/berwisata-batik-di-kampoeng-batik-laweyan

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Lagu Selayang P...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Lagu Tradisional

Lagu Melayu yang bertajuk Selayang Pandang sangat tersohor tidak hanya di Indonesia namun di Malaysia dan Singapura merupakan ciptaan komposer tanah...

Hidangan Ketupa...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Ketupat

Selain bahan bakunya yang unik, Ketupat Kopau khususnya di Desa Okura juga dihidangkan dengan makanan pendamping yang unik pula. Ketupat dimakan deng...

Anyaman Ketupat...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Anyaman Ketupat

Berbeda dari ketupat pada umumnya yang menggunakan daun kelapa, masyarakat Melayu Riau memiliki kearifan lokal unik berupa tradisi menganyam ketupat...

Tari Vaganza

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Tari Vaganza

Tari Vaganza adalah sebuah pertunjukan tarian selamat datang yang berasal dari Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kata 'Vaganza' bermaksud pertunjukan be...

Situs Payak

Oleh Kyas1 | 20 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Situs Payak adalah salah satu lokasi wisata sejarah blusukan di Jogja yang belum banyak dikenal. Bentuknya menyerupai candi pendek dengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...