|
|
|
|
|
|
Kampung Cina Cianjur Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Kampung Cina di Cianjur didirikan pada awal abad ke-19, ditandai dengan besluit tanggal 9 Juni 1810, pada masa kepemimpinan Raden Noh atau Raden Adipati Wira Tanu Datar VI. Pendirian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan tanah-tanah kosong dengan menanaminya tembakau, indigo, atau kapas. Lokasi Kampung Cina terutama berada di wilayah ibukota Cianjur, ditandai dengan konsentrasi populasi warga Tionghoa dan banyaknya bangunan ruko berarsitektur khas Cina. Pendirian Kampung Cina di Cianjur bersamaan dengan pendirian kampung serupa di kabupaten Priangan lainnya, seperti Bandung, Parakanmucang, Sumedang, Sukapura, Limbangan, dan Galuh. Keberhasilan orang Cina dalam meningkatkan kesejahteraan dan perdagangan di Kedu dan vorstenlanden menjadi pertimbangan penting dalam pendirian kampung ini.
Ciri khas arsitektur bangunan Cina di Cianjur adalah puncak atap berbentuk pelana kuda dengan ornamentasi khas Cina. Bangunan-bangunan ini masih dapat ditemukan di beberapa jalan di Cianjur Kota, seperti Jl. HOS Cokroaminoto, Jl. Siti Jenab, Jl. Suroso, Jl. Barisan Banteng, Jl. Taifur Yusuf, Jl. Sinar, dan juga di sekitar pasar Warungkondang. Di sepanjang Jl. Mangun Sarkoro, banyak ruko yang dimiliki warga Tionghoa, sebagian di antaranya masih mempertahankan arsitektur aslinya.
Warga Tionghoa di Cianjur memiliki peran besar dalam perekonomian sejak masa kolonial Belanda, dengan berbagai kegiatan usaha. Dalam bidang kuliner, beberapa penganan khas yang berasal dari resep warga Tionghoa telah menjadi identitas Cianjur:
Sumber: https://inurwansah.my.id/2012/09/18/kampung-cina-di-cianjur
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |