×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Sumatera Selatan

Asal Daerah

Palembang

Kampung Kapitan

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Kampung Kapitan adalah cagar budaya yang terletak di kawasan 7 Ulu Palembang. Kampung ini dulunya merupakan pusat perdagangan dan pemerintahan di wilayah Seberang Ulu pada masa kolonial Belanda. Rumah-rumah di Kampung Kapitan memiliki perpaduan nuansa Cina dan Palembang, dengan salah satu rumah utama yang kini berfungsi sebagai Rumah Abu dan dihuni oleh generasi ke-14 penerus keluarga Tjoa. Pada masa lalu, kampung ini dihuni oleh kelompok keturunan Tionghoa yang diberi kebebasan bermukim di daratan dan membentuk perkampungan sendiri.

Sejarah Singkat

Rombongan keluarga besar nenek moyang Tjoa Ham Him, yang berasal dari Provinsi Hok Kian Kabupaten Ching Chow, datang ke Palembang sekitar tahun 1850 dan mendiami Kampung Kapitan. Kedatangan mereka membawa rombongan tukang masak, anak buah, serta dayang-dayangnya. Nama "Kapitan" sendiri merupakan gelar yang diberikan oleh Belanda kepada para pemimpin kelompok etnis Tionghoa untuk mempermudah administrasi dan penarikan pajak. Kampung ini berkembang dari hunian di atas air dengan rumah rakit menjadi rumah panggung di darat.

Struktur & Bagian

Kampung Kapitan awalnya memiliki tiga rumah yang berbaris rapi menghadap Sungai Musi, namun satu di antaranya kini telah hancur. Dua rumah yang tersisa berukuran sekitar 24 x 50 meter, masing-masing dilengkapi 4 kamar besar dan 2 kamar kecil. Tepat di bawah dua rumah tua tersebut terdapat penjara. Rumah panggung utama, yang kini menjadi Rumah Abu, dulunya adalah kantor Kapitan Tjoa Ham Liem dan tempat kegiatan melayani masyarakat. Rumah yang sudah hancur digunakan untuk menerima tamu, sementara rumah terakhir menjadi tempat berkumpul keluarga inti Kapitan dan kini menjadi tempat tinggal keturunannya.

  • Rumah Utama: Dulunya digunakan sebagai tempat pemerintahan dan kantor Kapitan, kini menjadi Rumah Abu.
  • Rumah Penerima Tamu: Dulunya digunakan untuk menerima tamu atau keluarga dari luar, kini sudah hancur dan direncanakan diubah menjadi masjid.
  • Rumah Keluarga Inti: Dijadikan tempat berkumpul keluarga inti Kapitan, kini menjadi tempat tinggal keturunan Kapitan.
  • Penjara: Terletak tepat di bawah dua rumah tua.
  • Batu Pagoda: Didatangkan khusus dari Cina, terletak di tengah lapangan beralaskan keramik.

Bahan & Konstruksi

Rumah-rumah di Kampung Kapitan menunjukkan perpaduan gaya Palembang, Cina, dan Eropa. Bangunan rumah kayu didirikan pertama pada tahun 1600, sedangkan rumah batu pada tahun 1800. Struktur bangunan ini menyimpan pengaruh budaya Tiongkok, terutama pada bagian dalam rumah dan teras. Seiring perkembangan zaman, ada juga rumah yang menggunakan bahan beton. Orang datangan non-penduduk asli awalnya hanya boleh tinggal di rumah rakit di atas Sungai Musi; hanya mereka yang memiliki status terpandang yang diizinkan memiliki rumah panggung.

Fungsi & Filosofi

Pada masa kolonial Belanda, Kampung Kapitan berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan. Rumah utama adalah tempat Kapitan melayani masyarakat. Keberadaan rumah-rumah panggung di darat menunjukkan perubahan derajat sosial masyarakat Tionghoa dari bangsa pendatang menjadi golongan yang disegani. Kini, rumah utama berfungsi sebagai Rumah Abu, menjadi tempat utama yang dikunjungi di Kampung Kapitan.

Sumber: https://www.deddyhuang.com/2019/11/17/cagar-budaya-kampung-kapitan

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


BCA KCP Mal Tam...

Oleh Bali1 | 26 Oct 2026.
BCA KCP Mal Taman Anggrek - 0817-301-039

Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 21 Lower Ground Lot. C 07, RT.12/RW.1, Slipi, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta...

BCA KCU WISMA A...

Oleh Bali1 | 26 Oct 2026.
ya

Wisma Asia, Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 79, RT.4/RW.9, Kota Bambu Sel., Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11420

BCA KCU KEDOYA...

Oleh Bali1 | 26 Oct 2026.
ya

Ruko Taman Kedoya Permai, Blok A 1A, No No.4-5, RT.11/RW.5, Kb. Jeruk, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11530

BCA KCU DAAN MO...

Oleh Bali1 | 26 Oct 2026.
Ba

Jl. Daan Mogot No.95, RT.5/RW.3, Wijaya Kusuma, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11460

Seni Oklik

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Seni Oklik adalah kesenian tradisional khas Bojonegoro yang menghasilkan alunan musik renyah dan ritmis. Kesenian ini dimainkan menggunaka...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...