|
|
|
|
|
|
Kebaya Encim Betawi Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Kebaya encim merupakan busana khas yang menjadi ikon DKI Jakarta, yang lahir dari akulturasi dengan budaya peranakan Tionghoa. Ciri khasnya meliputi potongan sonday (meruncing) serta bordiran pada bagian bukaan dan pergelangan tangan. Meskipun pada awalnya dikenal sebagai "kebaya nyonya" dan dipopulerkan oleh masyarakat Tionghoa Peranakan, kini kebaya encim lebih banyak dikenakan oleh masyarakat Betawi dalam berbagai acara resmi.
Sebelum kebaya encim populer, para perempuan Tionghoa Peranakan mengenakan baju kurung. Sejak runtuhnya kekaisaran Tiongkok pada tahun 1911, orang Tionghoa mulai meniru gaya berpakaian orang Eropa Belanda, khususnya noni Belanda yang mengadopsi kebaya. Noni Belanda memilih kebaya dari bahan katun tipis berpotongan pendek dengan renda di sisi pinggirnya, bukan kebaya bangsawan yang mewah. Para nyonya Tionghoa kemudian memodifikasi kebaya noni Belanda ini dengan memasukkan potongan, bahan, warna, corak bordir, dan aksesori khas. Perbedaan utama adalah potongan tepi bawah kebaya noni Belanda yang rata, sementara kebaya nyonya Tionghoa dibuat meruncing ke depan, yang disebut potongan sonday, dan mengikuti lekuk tubuh.
Sumber: https://www.senibudayabetawi.com/7064/kebaya-encim-betawi-terpengaruh-dari-budaya-peranakan-tionghoa.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |