×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Makanan Minuman

Elemen Budaya

Makanan Minuman

Provinsi

Sumatera Selatan

Asal Daerah

Palembang

Kue Delapan Jam

Tanggal 23 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Kue delapan jam adalah kue basah lezat dari Palembang, Sumatra Selatan. Kue ini memiliki warna coklat kekuningan dengan pori-pori kecil, bertekstur lembut, agak kenyal, dan memiliki rasa legit yang pecah di mulut dengan sensasi basah. Kue ini merupakan warisan budaya takbenda Sumatera Selatan.

Bahan

  • Telur (setidaknya 20 butir)
  • Margarin
  • Kental manis
  • Gula

Cara Membuat

Sesuai namanya, kue ini membutuhkan waktu delapan jam untuk pengukusan, tidak boleh lebih maupun kurang. Pengukusan yang kurang dari 8 jam akan membuat cita rasanya tidak maksimal, kue menjadi lembek dan tidak berpori.

Penyajian

Kue ini kerap menjadi hidangan utama saat hari besar atau perayaan tertentu. Pada bulan puasa atau Idul Fitri, banyak rumah di Palembang yang menyediakan kudapan ini. Dahulu, hanya masyarakat kelas atas yang bisa menikmati kue ini karena bahan-bahannya yang mahal, terutama jumlah telur yang banyak. Namun, seiring waktu, semua lapisan masyarakat sudah bisa menikmati dan mendapatkan bahannya dengan mudah.

Filosofi

Kue delapan jam kaya akan nilai filosofis mengenai kehidupan dan ketuhanan. Proses pembuatannya yang memakan waktu berjam-jam melambangkan bahwa kehidupan harus dijalani dengan sabar sebelum mencapai tujuan. Nama 'delapan jam' sendiri memiliki kaitan dengan pembagian waktu dalam hidup: 8 jam untuk bekerja, 8 jam untuk istirahat, dan 8 jam untuk beribadah. Selain itu, angka 8 juga melambangkan jumlah orang yang mengangkat keranda saat tutup usia, sebagai pengingat bahwa hidup di dunia ini hanya sementara.

Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2022/10/25/kue-delapan-jam-palembang-si-manis-yang-filosofis

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Peci Peci Turi

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Peci Peci Turi adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak, umumnya perempuan, di daerah Indramayu. Jumlah Pemain Permain...

Sayanghara

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Sayanghara adalah jenis perlombaan yang menggunakan batang pinang atau bambu sebagai alat utama. Batang ini ditanam tegak di tanah dan dil...

Tunggul

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Tunggul adalah sebuah tanda kebesaran yang digunakan oleh raja adat. Bentuknya berupa mata logam tajam yang memiliki gagang dari kayu. Pad...

Pantai Pagatan

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Pantai Pagatan merupakan sebuah objek wisata pantai berpasir putih yang terletak di wilayah Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu,...

Keris Siginjai

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Keris Siginjai adalah salah satu keris pusaka Nusantara yang memiliki kedudukan penting bagi masyarakat Jambi. Keris ini merupakan bagian...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...