×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Surakarta

Lagna-lagni

Tanggal 28 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Prabu Basukiswara di Kerajaan Wirata khawatir karena putranya, Raden Basuketi, pergi tanpa pamit setelah istrinya, Dewi Subakti, meninggal dunia hanya tiga hari setelah menikah. Sementara itu, di Kerajaan Indrapura, raja raksasa Prabu Agniyara juga bingung karena dua anaknya, Ditya Lagna dan Dewi Lagni, menghilang. Mereka pergi untuk bertapa karena tidak mau menjadi raksasa dan ingin menjadi manusia. Prabu Basukiswara mengutus Arya Srimadewa untuk mencari Raden Basuketi, dan Prabu Agniyara mengutus Resi Swawaktya untuk mencari Ditya Lagna dan Dewi Lagni. Kedua rombongan ini bertemu dan bertempur, namun Arya Srimadewa menghentikan pertempuran dengan menciptakan angin topan yang menerbangkan para raksasa. Sementara itu, Ditya Lagna dan Dewi Lagni berhasil dalam pertapaan mereka. Batara Narada turun dari kahyangan untuk menyampaikan anugerah dari Batara Guru. Ditya Lagna diubah menjadi wanita normal dan diberi nama Dewi Warani, sedangkan Dewi Lagni diubah menjadi wanita tuli dan diberi nama Dewi Wuryati. Syaratnya adalah mereka tidak boleh marah, atau akan kembali menjadi raksasa. Setelah menjadi manusia, Dewi Warani dan Dewi Wuryati memutuskan pergi ke Kerajaan Wirata untuk memikat pangeran Raden Basuketi dan Raden Basuketu. Dalam perjalanan, mereka bertemu seekor celeng yang bisa berbicara dan menertawakan Dewi Wuryati yang tuli. Celeng itu mengaku bernama Sungkara, keturunan Batara Wisnu. Raden Basuketi kebetulan lewat dan mengira celeng itu akan menyakiti kedua wanita. Ia pun membunuh celeng Sungkara dengan kerisnya. Ajaibnya, bangkai celeng itu musnah dan berubah menjadi Batara Sungkara, yang berterima kasih kepada Raden Basuketi karena telah meruwatnya.

Tokoh

  • Raden Basuketi: Putra mahkota Kerajaan Wirata, yang kelak menjadi Prabu Basuparicara, leluhur Pandawa dan Kurawa.
  • Prabu Basukiswara: Raja Kerajaan Wirata, ayah Raden Basuketi.
  • Dewi Subakti: Istri Raden Basuketi yang meninggal tiga hari setelah menikah.
  • Arya Manungkara: Ayah Dewi Subakti.
  • Arya Srimadewa: Utusan Prabu Basukiswara untuk mencari Raden Basuketi.
  • Prabu Agniyara: Raja raksasa dari Kerajaan Indrapura, ayah Ditya Lagna dan Dewi Lagni.
  • Ditya Lagna: Anak laki-laki Prabu Agniyara yang ingin menjadi manusia, kemudian berubah menjadi Dewi Warani.
  • Dewi Lagni: Anak perempuan Prabu Agniyara yang ingin menjadi manusia, kemudian berubah menjadi Dewi Wuryati (tuli).
  • Resi Swawaktya: Utusan Prabu Agniyara untuk mencari Ditya Lagna dan Dewi Lagni.
  • Ditya Karsula dan Ditya Biksama: Pengawal Resi Swawaktya.
  • Batara Narada: Dewa yang menyampaikan anugerah dari Batara Guru.
  • Batara Sungkara: Keturunan Batara Wisnu yang menjelma celeng dan diruwat oleh Raden Basuketi.

Asal & Persebaran

Kisah ini disusun berdasarkan Serat Pustakaraja Purwa (Surakarta) karya Raden Ngabehi Ranggawarsita.

Sumber: http://albumkisahwayang.blogspot.co.id/2016/03/lagna-lagni.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Cepetan Alas

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Kesenian Cepetan Alas adalah salah satu kesenian tradisional asli Kebumen, Jawa Tengah, di mana seluruh pemainnya menggunakan topeng denga...

Kesenian Buncis...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Tarian

Deskripsi Kesenian Buncis Banyumasan adalah kesenian tradisional dari Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Gerakan dalam kesenian ini memiliki makna per...

Krenyos

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Krenyos adalah hidangan kuliner yang terbuat dari lemak kambing, dikenal sebagai 'mutiara terpendam' di kalangan pecinta sate klat...

Fenomena Rumah...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Fenomena rumah menghadap selatan merupakan sebuah kepercayaan atau kebiasaan masyarakat Dukuh Tanjungsari, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawa...

Wayang Beber Gu...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Wayang beber adalah seni pertunjukan wayang yang menggunakan gambar wayang yang digelar di sebuah kertas. Pertunjukan ini dinilai sakral d...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...