×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Makanan Minuman

Elemen Budaya

Makanan Minuman

Provinsi

Sulawesi Tengah

Lyabulyo

Tanggal 24 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Apa Itu Lyabulyo?

Lyabulyo adalah makanan khas Buol yang terbuat dari sagu sebagai bahan dasar, dengan beragam pilihan isian yang dicampur kelapa parut, rempah-rempah, dan daun kemangi. Pilihan isiannya bisa berupa protein seperti lemak ayam, teri nasi (tuayok), hingga potongan ikan, atau versi non-protein yang diisi jamur, jagung, atau sayur bayam. Makanan ini dimasak menggunakan 'dudongean', wajan pipih kecil dari tanah liat, yang menghasilkan rasa gurih dan pedas dengan tekstur lembut di tengah dan renyah di pinggir.

Penyajian

Makanan ini biasanya menjadi menu pokok di banyak rumah, terutama selama musim tuayok atau teri nasi di Buol.

Asal/Sejarah

Lyabulyo berasal dari Buol dan telah diakui secara resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kemendikbudristek RI pada 7 Desember 2021. Nama Lyabulyo sendiri berasal dari bahasa lokal dan memiliki nilai historis serta kultural yang mendalam bagi masyarakat Buol, dibandingkan dengan sebutan 'ambal' yang lebih umum.

Masih Sering Disebut Ambal

Meskipun telah mendapat pengakuan resmi, nama Lyabulyo belum sepenuhnya menggantikan sebutan 'ambal' di masyarakat. Di pasar tradisional, penjual masih menggunakan label 'ambal' dan konsumen lebih familiar dengan istilah tersebut.

Ajakan Menggunakan Istilah Lyabulyo

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Dra. Irma Suryani RB Mai, M.Si, menekankan pentingnya penggunaan istilah Lyabulyo sebagai representasi identitas masyarakat Buol. Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk penjual, pembeli, dan generasi muda, untuk mulai membudayakan penggunaan nama Lyabulyo dan tidak lagi menyebutnya 'ambal' agar makna dan nilai lokal tidak hilang.

Sumber: https://www.buolonline.com/daerah/1771225625/musim-tuayok-tiba-saatnya-rayakan-warisan-budaya-lyabulyo-bukan-lagi-ambal

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Pabetekan

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pabetekan merupakan wadah yang berfungsi untuk menyimpan bumbu-bumbu makanan atau nasi. Wadah ini biasanya digantung di atas, dekat dengan...

Puteran

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Puteran adalah permainan tradisional yang biasanya dimainkan oleh anak-anak, terutama perempuan, meskipun anak laki-laki juga bisa ikut se...

Jaring Buru

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Jaring adalah perangkap yang digunakan oleh pemburu dan peladang untuk menangkap bagong (babi hutan). Perangkap ini terbuat dari tambang y...

Permainan Sampy...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Permainan Sampyong adalah permainan tradisional yang menggunakan tongkat rotan untuk memukul lawan. Permainan ini dilakukan di tengah lapa...

Sesat Lampung

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Sesat merupakan balai adat yang dahulunya digunakan sebagai tempat bermusyawarah adat para prowatin atau majelis pemuka adat. Bentuk bangu...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...