×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Madeung

Tanggal 23 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi Singkat WBTb

Madeung adalah proses penyembuhan tradisional yang dijalani oleh perempuan setelah melahirkan dalam masyarakat Aceh. Secara tradisional, fase ini berlangsung selama sekitar 44 hari, yang mungkin merujuk pada batas waktu darah nifas dalam kitab fikih, meskipun prosesi ini lebih didominasi oleh adat dan tradisi turun-temurun.

Pihak Terlibat

Keluarga perempuan akan terlibat aktif membantu proses madeung, termasuk menyiapkan obat dan memastikan pantangan makanan dipatuhi. Sebelum kelahiran, keluarga suami dapat melakukan adat "mee bu" (membawa nasi dan lauk) yang dalam sebagian masyarakat disebut "meuheui ma blein" (memanggil bidan kampung). Bidan tradisional, disebut "mablien", memiliki pengetahuan dan keahlian dalam membantu proses kelahiran dan penyembuhan pasca-melahirkan.

Tahapan/Prosesi

  1. Sebelum kelahiran, disiapkan tempat khusus untuk madeung, terpisah dari kamar tidur, untuk memudahkan akses pihak yang membantu.
  2. Setelah anak lahir, ibu memasuki fase madeung selama 44 hari, di mana ia tidak keluar rumah atau melakukan kegiatan berat.
  3. Keluarga (kerabat perempuan seperti ibu atau ibu mertua) memberikan aturan ketat tentang makanan dan pantangan, misalnya tidak minum banyak air putih atau makan makanan berminyak, sehingga makanan cenderung kering dan tanpa air.
  4. Secara tradisional, dilakukan pembakaran batu sebagai pengobatan yang diletakkan di atas perut ibu bersalin berulang kali sebagai terapi untuk menormalkan kembali organ reproduksi (rahim).

Perkembangan Saat Ini

Seiring waktu dan kemajuan medis modern, pengobatan tradisional dengan herbal diganti dengan obat-obatan kimiawi. Praktik pembakaran batu juga sudah jarang ditemui. Namun, fase pasca-melahirkan bagi perempuan dalam masyarakat Aceh masih disebut 'madeung' sebagai wujud dari fase penyembuhan.

Asal

Madeung merupakan tradisi yang tersebar luas di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya, Simeulue, Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, Kota Sabang, dan Kota Subulussalam.

Sumber: https://www.budayaaceh.com/wbtb/madeung/110

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Tari Melemang

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Melemang diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Bentan, sekitar abad ke-12. Pada awalnya, tarian ini merupakan tarian istana yan...

Bara

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Bara adalah bangunan yang digunakan untuk mengurung atau mengandangkan ternak, khususnya kerbau. Struktur ini sering ditemukan di daerah-d...

Chol

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Chol adalah permainan rakyat yang berasal dari Desa Bojong, dimainkan oleh anak-anak dan remaja laki-laki. Permainan ini menggunakan bambu...

Tepuk Gambar

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Tepuk gambar adalah permainan tradisional yang populer di kalangan anak laki-laki. Permainan ini mengandalkan keberuntungan dan dimainkan...

Ngadu Bagong

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Pengantar Ngadu bagong adalah permainan rakyat yang populer di daerah pegunungan Jawa Barat, seperti Ciamis, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, serta Kab...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...