|
|
|
|
|
|
Masjid Jami Tambora Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Masjid Jami Tambora dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Jakarta, berlokasi di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat. Fasadnya menonjol dengan nuansa "old", didominasi keramik berwarna batu bata, serta dihiasi ornamen gigi balang dan beberapa ornamen Tionghoa. Keberadaan ornamen Tionghoa ini karena letak masjid yang berdekatan dengan kawasan Pecinan, Glodok.
Masjid Jami Tambora dibangun sekitar 300 tahun lalu oleh dua tokoh agama, KH Moestoyib dan Ki Daeng, yang berasal dari Ujung Pandang dan menyebarkan Agama Islam di Sumbawa. Pada tahun 1756 M, mereka dikirim oleh kompeni Belanda ke Batavia karena menentang dan menjalani hukuman paksa. Setelah dihukum, mereka tidak bisa kembali ke Sumbawa karena bertepatan dengan letusan Gunung Tambora, sehingga mereka membangun masjid ini. Nama 'Tambora' sendiri merujuk pada gunung tersebut.
Setelah masjid berdiri, pergerakan KH Moestojib dan Ki Daeng masih diawasi oleh kompeni Belanda. Kali Krukut menjadi saksi patroli kompeni yang mencari mereka. Kedua tokoh ini kerap bersembunyi di balik kubah masjid, yang dulunya memiliki tangga penghubung langsung dari bawah, meskipun tangga tersebut kini telah dihilangkan setelah renovasi.
Sebagai bentuk penghormatan, dua makam pendiri masjid, KH Moestojib dan Ki Daeng, yang meninggal sekitar tahun 1836, diletakkan di depan Masjid Tambora. Makam ini sering didatangi peziarah dari berbagai daerah.
Setelah KH Moestojib, kepemimpinan masjid dilanjutkan oleh Imam Saiddin, dan kemudian terjadi beberapa kali pergantian pimpinan. Pada tahun 1950, kepemimpinan dipegang oleh Madsupi dan rekan-rekannya di Gang Tambora. Pada tahun 1945, masjid ini pernah dijadikan markas perjuangan melawan tentara NICA dan sempat diserang. Perawatan dan perlindungan masjid kemudian diemban oleh Yayasan Masjid Jami Tambora yang diketuai oleh Haji Memed pada tahun 1959.
Sumber: https://www.senibudayabetawi.com/4791/menilik-jejak-sejarah-masjid-tambora.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |