|
|
|
|
|
|
Ndalem Pembayun Tanggal 28 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Ndalem Pembayun adalah rumah bergaya kolonial yang memadukan arsitektur tradisional Jawa, khususnya Joglo atau Limasan, dengan gaya Eropa atau Belanda abad ke-18-19. Bangunan ini dominan berwarna putih dengan tiang-tiang penyangga ("Saka"), pintu-pintu besar model Kupu Tarung berwarna hijau, dan ornamen kayu berwarna hijau. Lantainya menggunakan keramik bermotif dan terbuat dari batu bata besar. Meskipun telah beralih fungsi menjadi ruang publik, keaslian bangunan, ukiran kayu, dan detail ornamennya masih terjaga. Rumah ini dianggap sebagai "jantung rumah" yang mengatur energi secara spiritual.
Secara umum, rumah Jawa bergaya kolonial sering disebut "Indische Empire Style" dan memiliki susunan ruang tertentu.
Penataan ruang dalam rumah Jawa sangat mempertimbangkan fungsi dan perspektif pemikiran orang Jawa, yang menerapkan nilai-nilai estetika dan filsafat. Secara spiritual, Senthong Tengah dianggap sebagai jantung rumah yang mengatur energi.
Senthong Tengah merupakan bagian paling spesial dalam rumah induk, dengan bentuk yang lebih besar dibandingkan senthong kiwo dan senthong tengen. Ruang ini memiliki nilai kuat dalam kepercayaan orang Jawa dan sering menjadi ruang liminal antara manusia dan Tuhan dalam upacara-upacara tertentu, seperti selamatan orang meninggal. Senthong Tengah dipercaya sebagai tempat bersemayamnya Dewi Sri (Dewi Kesuburan) yang memberikan rezeki melimpah, sehingga digunakan untuk menyimpan hasil panen dan pusaka. Pintu senthong tengah sering dibiarkan terbuka atau ditutup dengan kain tertentu dan merupakan titik simetris terpenting dalam rumah Joglo. Penggunaan Senthong Tengah sebagai tempat tidur biasa dianggap membawa kesialan atau mengganggu roh leluhur. Kepercayaan ini telah diturunkan secara turun-temurun dari leluhur.
Ndalem Pembayun terletak di luar benteng Keraton Yogyakarta, di pinggiran tembok baluwarti.
Sumber: https://borobudurwriters.id/kronik-budaya-dan-sejarah/kehangatan-rumah-jawa-kolonial-dan-kopi-dingin
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |