|
|
|
|
|
|
Paka-paka Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Paka-paka adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh masyarakat Jailolo dan Sahu di Maluku Utara. Permainan ini melibatkan lemparan gacu ke arah sebuah lubang kecil yang berisi taruhan berupa buah kenari atau gelici. Nama "paka" diberikan ketika gacu berhasil mengenai lubang atau taruhan, merujuk pada pertemuan dua objek yang semula terpisah. Asal-usul pasti permainan ini tidak diketahui lagi di kalangan masyarakat setempat.
Permainan paka-paka dapat dimainkan oleh 2 hingga 6 orang. Jika banyak orang yang ingin bermain, mereka dapat dibagi menjadi dua atau tiga kelompok. Permainan ini umumnya dimainkan oleh kaum lelaki, baik anak-anak maupun dewasa, sedangkan kaum perempuan jarang berpartisipasi.
Permainan ini dapat dilakukan di mana saja, seperti halaman rumah, halaman rumah adat, atau lapangan. Dahulu, paka-paka hanya dimainkan pada malam hari, dengan para pemain juga bertugas menjaga lingkungan dari gangguan. Namun saat ini, permainan ini juga dimainkan pada pagi atau sore hari. Peralatan yang digunakan meliputi:
Permainan paka-paka memiliki dua tahap utama. Setelah lubang dan tonggak dibuat, jumlah taruhan disepakati, kemudian nomor urut pemain ditentukan melalui suten atau undi. Permainan dimulai sesuai urutan dan aturan yang berlaku. Pemenang adalah yang paling banyak mengumpulkan taruhan (buah kenari).
Permainan paka-paka mengandung nilai-nilai budaya penting, yaitu kerja keras dan sportivitas. Nilai kerja keras terlihat dari semangat pemain yang berusaha merobohkan tonggak atau mengenai kenari untuk memenangkan taruhan. Nilai sportivitas tercermin dari sikap pemain yang tidak curang dan lapang dada menerima kekalahan.
Sumber: https://uun-halimah.blogspot.com/2009/08/permainan-paka-paka-maluku.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |