×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Motif Kain

Elemen Budaya

Motif Kain

Asal Daerah

Kabupaten Aceh Besar

Pok Teupeun

Tanggal 23 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi Singkat WBTb

Pök Teupeuen adalah pekerjaan keterampilan menenun benang menjadi kain. Kata Pök Teupeuen mengandung makna mengantuk papan alat pemintal, bertenun, pök ija, menenun, memintal kain. Pök Teupeuen juga disebut Tak teupeuen, yang berarti kegiatan menenun. Pada pandangan masyarakat Aceh, gadis-gadis yang tidak mahir menenun sangat dicela dan dianggap tidak cakap dalam kehidupan, seperti tercermin dalam peribahasa Aceh, "tayue peu-ék ie beukah tayeuen, tayue pök teupeun keundô asöe" yang berarti disuruh mengangkat air pecah tempayan, disuruh menenun kendur kainnya.

Sejarah

Keberadaan tenunan sutra di Aceh sudah tercatat dalam Kitab Dinasti Sung (960-1279) pada abad ke-10 dan ke-11, yang mencatat produksi kain sutra di Pidie dan Aceh Besar. Sutra Aceh dihargai lebih mahal dibandingkan sutra impor dari India karena kualitas tinggi dan motif yang indah. Denys Lombard mencatat produksi sutra yang cukup banyak di sekitar Aceh pada abad ke-14. Memproduksi kain tenun juga menjadi kebijakan Sultan Aceh Darussalam, seperti yang tercatat dalam manuskrip Pohon Aceh Darussalam. Tenun sutra Aceh mengalami kemunduran dan menghilang selama Perang Aceh melawan Belanda. Kebangkitan kembali tenun sutra Aceh dimulai pada tahun 1973 oleh Hajjah Maryamu Ali (Nyakmu) dari Gampong Siem, Aceh Besar, yang kemudian mengajarkan keterampilannya kepada perempuan dan generasi muda di berbagai wilayah Aceh. Saat ini, semua penenun di Aceh memiliki sanad keilmuan yang tersambung kepada Nyakmu. Tenun songket Aceh berkembang pesat pada masa Gubernur Ibrahim Hasan (1986-1993) dan kini sentra produksinya berada di Gampong Siem, Gampong Miruek Taman, dan Krueng Kalee di Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.

Alat Tenun Tradisional (Teupeun)

  • Pha Cakah: Tiang teupeun dari bambu untuk menjepit gulungan benang tenun (Lhoh).
  • Lhôh (batang kumpar): Kayu balok tipis tempat melilit benang lungsi.
  • Aneuk Idông: Sepasang kayu kecil bulat untuk mengikat benang lungsi.
  • Peusha: Balok gelondongan tempat menggulung kain hasil tenunan.
  • Aneuk Klip: Kayu kecil dan ringan untuk mengikat atau menjepit benang lungsi pada balok peusha.
  • Peunök: Sebilah kayu memanjang untuk memukul benang/kasap agar kain padat dan membuat celah untuk benang pakan. Terdiri dari Peunök Rayek dan Peunök Ubiet.
  • Surie: Irisan bambu yang disusun memanjang seperti sisir untuk menyerak benang.
  • Garap: Irisan benang nilon untuk menyerak benang lungsi sebelum dimasukkan ke dalam surir.
  • Tureuk: Potongan ujung buluh bambu dengan ujung lonjong dan berlubang untuk dilalui benang pakan sutra dan emas.
  • Nurieng: Bilahan bambu kecil untuk menggulung benang pakan sutra dan benang pakan emas/perak agar dapat dimasukkan dalam tureuk.
  • Cakoe Bungong: Perangkat penanda motif pada kain tenun berupa kumparan benang nilon dan rautan batang bambu memanjang (aneuk cakoe).
  • Alat Seumiweut: Perangkat balok tipis horizontal dan tiang vertikal untuk menghani benang tenun guna memperoleh benang lungsi.
  • Jangka: Alat dari belahan bambu tipis dengan lubang-lubang kecil untuk mengulur benang sutra dalam proses seumiweut.
  • Rasôk: Alat dari belahan bambu tipis dengan salah satu ujung dikerat, berfungsi untuk memasukkan benang lungsi.

Sumber: https://www.budayaaceh.com/wbtb/pok-teupeun/117

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Pabetekan

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pabetekan merupakan wadah yang berfungsi untuk menyimpan bumbu-bumbu makanan atau nasi. Wadah ini biasanya digantung di atas, dekat dengan...

Puteran

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Puteran adalah permainan tradisional yang biasanya dimainkan oleh anak-anak, terutama perempuan, meskipun anak laki-laki juga bisa ikut se...

Jaring Buru

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Jaring adalah perangkap yang digunakan oleh pemburu dan peladang untuk menangkap bagong (babi hutan). Perangkap ini terbuat dari tambang y...

Sesat Lampung

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Sesat merupakan balai adat yang dahulunya digunakan sebagai tempat bermusyawarah adat para prowatin atau majelis pemuka adat. Bentuk bangu...

Permainan Sampy...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Permainan Sampyong adalah permainan tradisional yang menggunakan tongkat rotan untuk memukul lawan. Permainan ini dilakukan di tengah lapa...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...