×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Naskah Kuno dan Prasasti

Elemen Budaya

Naskah Kuno dan Prasasti

Provinsi

Sumatera Barat

Asal Daerah

Tanah Datar

Prasasti Bandar Bapahat

Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Prasasti Bandar Bapahat adalah salah satu tinggalan budaya masa akhir Kerajaan Pagaruyung yang ditemukan di situs di lereng perbukitan Bukit Gombak, Suruaso Barat, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. Situs ini juga memiliki saluran air kuno yang berfungsi sebagai irigasi yang dibangun pada masa pemerintahan Adityawarman. Saat ini, prasasti batu tersebut telah tertimbun tanah, namun salinannya masih tersimpan di Leiden dan Jakarta. Transkripsi prasasti pernah dilakukan oleh Nilakanta Sastri.

Isi/Kandungan

Prasasti Bandar Bapahat terdiri dari dua bagian. Prasasti I dipahatkan pada dinding kiri dan memiliki 10 baris tulisan dalam aksara yang mirip aksara Jawa, berbahasa campuran Melayu Kuno dan Sansekerta. Prasasti II dipahatkan pada dinding kanan dan memiliki 13 baris tulisan dalam aksara Grantha, berbahasa Tamil. Dari bagian yang dapat dibaca, terdapat informasi mengenai nama Adityawarman dan grama rī surawasa. Prasasti ini unik karena memiliki berbagai jenis tulisan, termasuk Sansekerta dengan aksara Sumatera kuno yang menyerupai aksara Jawa kuno, serta tulisan beraksara Grantha yang umum digunakan oleh masyarakat Tamil di India Selatan.

Saluran Air Kuno

Di situs Prasasti Bandar Bapahat juga terdapat saluran air kuno yang berfungsi sebagai irigasi, dibangun pada masa pemerintahan Adityawarman. Saluran ini terletak di lereng yang mengitari bukit dan airnya diambil dari Batang Selo di daerah hulu pada lokasi yang tinggi. Saat ini, saluran air kuno tersebut berukuran lebar 1-2 meter dan kedalaman sekitar 1 meter. Di atasnya, terdapat saluran irigasi baru yang dibangun sekitar tahun 1980-an, menyebabkan sebagian saluran lama tertimbun tanah hasil galian.

Sumber: https://bakaba.net/prasasti-bandar-bapahat-merupakan-saluran-air-kuno-kerajaan-pagaruyung

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Rumah Pdri

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah PDRI adalah sebuah bangunan sederhana yang terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat, namun memiliki makna sejarah yang sangat penting...

Opor Panggang J...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Opor Panggang Jepara adalah hidangan opor yang proses memasaknya dilakukan dengan cara dipanggang. Sumber: http://perbedaanjeparadenganku...

Opor Bakar Kudu...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Opor Bakar Kudus, atau Opor Sunggingan, adalah hidangan opor yang dimasak dengan cara dibakar. Proses pembakaran ini dilakukan hingga terd...

Situs Batu Basu...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Situs Batu Basurek adalah puluhan situs yang diduga sebagai peninggalan zaman batu, terletak di kawasan perbukitan sekitar kaki Gunung Sin...

Rumah Gadang Ga...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah Gadang Gajah Maharam adalah salah satu cagar budaya di Kota Solok, Sumatera Barat. Rumah ini dulunya digunakan sebagai tempat untuk...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...