×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta

Asal Daerah

Yogyakarta

Kraton Ratu Boko

Tanggal 22 Jun 2026 oleh Andhika . Revisi 2 oleh Kyas1 pada 07 Aug 2026.

Deskripsi

Situs Ratu Boko bukanlah candi, melainkan reruntuhan sebuah kerajaan, sehingga sering disebut juga Kraton Ratu Boko. Nama Kraton Boko didasarkan pada legenda yang menyebut situs ini sebagai istana Ratu Boko, ayah Lara Jonggrang. Kata 'kraton' berasal dari 'Ka-ra-tu-an' yang berarti istana raja. Situs ini memiliki lahan yang luas dan terdiri dari beberapa kelompok bangunan yang sebagian besar kini berupa reruntuhan.

Sejarah Penemuan dan Penelitian

Kraton Ratu Boko pertama kali ditemukan oleh arkeolog Belanda, HJ De Graaf pada abad ke-17. Pada tahun 1790, Van Boeckholtz menemukan kembali reruntuhan ini dan mempublikasikannya, menarik minat Kenzie, Junghun, dan Brumun untuk melakukan pencatatan pada tahun 1814. Pada awal abad ke-20, situs ini diteliti kembali oleh FDK Bosch yang melaporkan hasilnya dalam tulisan berjudul Keraton Van Ratoe Boko.

Penemuan Arkeologi

Saat penelitian, Mackenzie menemukan sebuah patung yang menggambarkan laki-laki dan perempuan berkepala dewa sedang berpelukan, serta tiang batu bergambar binatang seperti gajah dan kuda di antara tumpukan batu.

Fungsi dan Filosofi

Prasasti Abhayagiriwihara, berangka tahun 792 M, mendasari dugaan bahwa Kraton Ratu Boko dibangun oleh Rakai Panangkaran. Prasasti ini menyebutkan Raja Tejapurnama Panangkarana (diduga Rakai Panangkaran) memerintahkan pembangunan Abhayagiriwihara. Abhayagiriwihara berarti biara yang dibangun di bukit yang penuh kedamaian ('abhaya' berarti tanpa bahaya atau damai, 'giri' berarti gunung atau bukit). Pada masa pemerintahan Rakai Walaing Pu Kombayoni (898-908), Abhayagiri Wihara berganti nama menjadi Kraton Walaing.

Struktur & Bagian

Gerbang masuk ke kawasan Ratu Boko berada di sisi barat, terletak di tempat yang tinggi sehingga pengunjung harus melewati jalan menanjak sekitar 100 m dari tempat parkir. Gerbang ini terdiri atas dua bagian: gerbang luar dan gerbang dalam, dimana gerbang dalam yang utama dan berukuran lebih besar.

Sumber: https://perpustakaan.tanahimpian.web.id/2012/12/candi-boko-tahun-792-m.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Kraton Ratu Boko — Produk Arsitektur, Yogyakarta · source

Alat Tenun Pangkulhulan

DISKUSI


TERBARU


Banua Layuk Oro...

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Banua Layuk Indona Sesena Padang adalah sebuah rumah adat yang megah, berdiri di tengah hamparan hijau di lembah Mamasa, kampung Orobua. R...

Legenda Lubuk L...

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Danau Siais memiliki pesona dan keindahan yang memikat. Di balik keindahan tersebut, terdapat sebuah cerita menarik tentang keberadaan ribuan...

Ikan Kertas

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Ikan Kertas/Ikan Bungo adalah produk olahan ikan yang menawarkan cita rasa gurih dan cocok dijadikan teman makan maupun camilan. Produk in...

Pisang Peppe

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pisang peppe merupakan salah satu olahan pisang tradisional yang dikenal di Sulawesi Selatan. Dikenal juga sebagai sanggara peppe, makanan...

Kerito Sorong

Oleh Kyas1 | 26 Aug 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Kerito sorong merupakan alat angkut tradisional yang pada zaman dahulu digunakan oleh para petani lada di Kabupaten Bangka Tengah. Alat in...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...