×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta

Asal Daerah

Gunungkidul

Rasulan, Pesta Rakyat di Gunungkidul

Tanggal 16 Mar 2020 oleh Noorallifa Adhienda.

Rasulan adalah suatu tradisi atau ritual tahunan setelah musim panen dan sudah lama diselenggarakan oleh masyarakat Gunungkidul. Kata rasulan sendiri tidak selalu dikaitkan dengan suatu kegiatan yang erat hubungannya dengan peringatan terhadap suatu momen hidup Nabi Muhammad SAW, namun kegiatan ini kegiatan budaya masyarakat sekitar. Ritual ini diselenggerakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa atas segala nikmat dan karunia yang diberikan kepada semua warga.

Masyarakat Gunungkidul memaknai Rasulan sebagai hari raya ketiga selain Idul Fitri dan Idul Adha. Biasanya, orang tua akan mengundang teman-teman anak mereka dan akan memasak masakan spesial untuk dihidangkan kepada mereka. Jadi, anak-anak tersebut membawa teman-temannya untuk makan di rumah. Tradisi ini menjadi keunikan tersendiri dan kebanyakan dari masyarakat Kabupaten Gunung Kidul sangat menunggu momen ini dibandingkan lebaran. Bahkan untuk melaksanakan tradisi Rasulan ini, mereka lebih banyak mengeluarkan biaya dibandingkan saat lebaran.

Tradisi Rasulan ini diselenggarakan per-pedukuhan atau dusun dengan waktu pelaksanaan yang berbeda-beda. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pertama kali yaitu setiap dusun melakukan kerja bakti di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka. Di pedukuhan Selang, kegiatan kerja bakti tersebut diselenggarakan dalam rangka lomba “Bersih Desa” yang nantinya, akan ada desa yang dinobatkan sebagai desa terbersih.

Kegiatan puncak pada tradisi Rasulan ini sangat menarik dengan adanya berbagai pertunjukkan kesenian tradisional dan kirab budaya (karnaval mengelilingi pedukuhan) dari masing-masing dusun dengan aneka gunungan yang terdiri dari berbagai hasil panen, misalnya padi, jagung, kacang dan lain sebagainya. Sementara itu, kegiatan di malam hari biasanya diisi pertunjukan seni budaya seperti kethoprak, wayang kulit, campur sari, atau tayuban. Pada hari puncak acara, biasanya juga diadakan pertunjukkan seni seperti reog, jathilan, dan kirab mengelilingi dusun.

Sampai saat ini, belum ada catatan resmi mengenai sejak kapan Rasulan ini dilaksanakan. Namun, yang pasti bahwa tradisi ini sudah berlangsung sejak lama dan merupakan warisan dari nenek moyang masyarakat Gunungkidul. Hingga kini, masyarakat Gunungkidul setiap tahun melaksanakan tradisi Rasulan ini dalam rangka menjaga dan melestarikan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya. Bahkan, oleh pemerintah daerah setempat, tradisi ini telah dikemas menjadi salah satu even budaya dan media pengembangan wisata di kawasan Gunungkidul.

Tradisi rasulan merupakan aset budaya yang harus dipertahankan. Tradisi ini melestarikan jiwa kebersamaan dan semangat gotong royong, sehingga keharmonisan masyarakat dapat terjaga. Selain sebagai sarana untuk memupuk semangat kekeluargaan, tradisi ini juga menjadi salah satu wadah untuk melestarikan kesenian daerah Gunung Kidul.

DISKUSI


TERBARU


Banua Layuk Oro...

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Banua Layuk Indona Sesena Padang adalah sebuah rumah adat yang megah, berdiri di tengah hamparan hijau di lembah Mamasa, kampung Orobua. R...

Legenda Lubuk L...

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Danau Siais memiliki pesona dan keindahan yang memikat. Di balik keindahan tersebut, terdapat sebuah cerita menarik tentang keberadaan ribuan...

Ikan Kertas

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Ikan Kertas/Ikan Bungo adalah produk olahan ikan yang menawarkan cita rasa gurih dan cocok dijadikan teman makan maupun camilan. Produk in...

Pisang Peppe

Oleh Kyas1 | 27 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pisang peppe merupakan salah satu olahan pisang tradisional yang dikenal di Sulawesi Selatan. Dikenal juga sebagai sanggara peppe, makanan...

Kerito Sorong

Oleh Kyas1 | 26 Aug 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Kerito sorong merupakan alat angkut tradisional yang pada zaman dahulu digunakan oleh para petani lada di Kabupaten Bangka Tengah. Alat in...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...