|
|
|
|
|
|
Ratib Saman Tanggal 03 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Ratib Saman adalah tradisi dzikir yang dilakukan oleh sebagian umat Muslim di Kerinci, Jambi. Dzikir ini disebut Ratib Tegak karena dilakukan sambil berdiri. Dalil dzikir tersebut dikutip dari surat Ali-Imran ayat 191.
Sebelum pembangunan Masjid Keramat di Pulau Tengah, tiang-tiang masjid dishalati dan didzikirkan agar pembangunannya berjalan lancar. Ratib Saman pertama kali dikembangkan dan diamalkan oleh Syeikh Muhammad Saman Al-Madani, seorang ulama tarekat terkemuka keturunan Nabi Muhammad SAW dan penjaga makam Rasulullah SAW. Beliau lahir di Madinah pada tahun 1132 H (1718 M) dan wafat pada 02 Dzulhijjah 1189 H, dimakamkan di Baqi'. Syeikh Muhammad Saman Al-Madani adalah pendiri Tarekat Samaniyyah. Dzikir ini dipopulerkan di Pulau Tengah oleh Syeikh Qulhu, yang juga dikenal sebagai Syeikh Kuat karena kekuatan zahir dan batinnya. Pada tahun 1697 M, Syeikh Qulhu kembali ke Pulau Tengah setelah mendalami ilmu Islam dari para Sunan di tanah Jawa. Saat itu, ia melakukan dakwah dan mengajarkan dzikir dalam bentuk berdiri. Pada tahun 1785 M, setelah pembangunan Masjid Keramat rampung, kedua anak Syeikh Qulhu, H. Rateh dan H. Raha, kembali dari Mekkah. Mereka adalah murid pertama Syeikh Muhamamd Saman dan menyempurnakan bacaan Ratib Tegak dengan memperbanyak kalimat dzikir lain, serta menyebarkan Tarekat Saman di Pulau Tengah. Sejak saat itu, Ratib Tegak juga dikenal dengan sebutan Ratib Saman karena salah satu bacaan dzikirnya berbunyi “Badat Ya Syaikh 3X, Samman Aulia’Allah.”
Sumber: https://www.jurnas.com/artikel/17711/Yuk-Kenali-Tradisi-Dzikir-Ratib-Saman-Asal-Tanah-Sumatra
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |