×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cagar Budaya

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta

Asal Daerah

Kabupaten Sleman

Vila Van Resink

Tanggal 02 Jun 2025 oleh Bernadetta Alice Caroline. Revisi 3 oleh Bernadetta Alice Caroline pada 03 Jun 2025.

Vila Van Resink adalah bangunan cagar budaya berbentuk vila yang terletak di Jalan Siaga, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemilik awal vila ini adalah Gertrudes Johannes "Han" Resink, seorang anggota Stuw-groep, sebuah organisasi aktif pada Perang Dunia II yang memperjuangkan kemerdekaan dan pembentukan negara demokratis Hindia Belanda. Bangunan tersebut dibangun pada masa pemerintah Hindia Belanda sebagai bagian dari station hill (tempat tetirah pada musim panas yang berada di pegunungan) untuk boschwezen dienst (pejabat kehutanan Belanda).

Pada era Hamengkubuwana VII, kepengelolaan Kaliurang (dalam hal ini termasuk bangunan-bangunan yang berada di wilayah tersebut) diserahkan kepada saudaranya yang bernama Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Mangkubumi. Tanah tersebut lantas dimanfaatkan untuk perkebunan nila, tetapi kegiatan itu terhenti kemudian hari karena adanya reorganisasi pertanian dan ekonomi di Vorstenlanden.

Para pejabat Belanda yang mulai menjadikan wilayah Kaliurang sebagai tempat tetirah adalah Vulkanologische Afdeeling van den Opsporingdienst (Jawatan Penyelidikan Bagian Vulkanologi) yang menyelidiki Gunung Merapi. Mereka meminta kepada residen agar wilayah ini dijadikan sebagai tempat wisata. Pada 1919, beberapa pejabat Belanda mengajukan izin kepada Residen Canne dan dia menyetujui menyewakan kawasan itu sebagai tempat tetirah. Selanjutnya, Residen Jonquiere menetapkan beberapa petak lahan di Kaliurang sebagai vrijdomein (tanah bebas), yang berarti pemerintah kolonial dapat mengambil alih rencana pembagian lahan. Sebagai prasarana pendukung, Dienst Sultanaatwerken (Jawatan Pekerjaan Umum Kesultanan) lantas memperbaiki jalan menuju Kaliurang dan membuka layanan bus dari Kota Yogyakarta menuju Kaliurang.

DISKUSI


TERBARU


Kerito Sorong

Oleh Kyas1 | 26 Aug 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Kerito sorong merupakan alat angkut tradisional yang pada zaman dahulu digunakan oleh para petani lada di Kabupaten Bangka Tengah. Alat in...

Permainan Balog...

Oleh Kyas1 | 26 Aug 2026.
Permainan Tradisional

Asal usul Balogo adalah salah satu jenis permainan tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan. Nama "Balogo" diambil dari kata "logo&...

Tari Kebaya Ang...

Oleh Kyas1 | 26 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Kebaya Anggun Serumpun adalah sebuah tarian komunal yang inklusif, dirancang agar dapat dipelajari dan ditarikan oleh siapa saja tanp...

Lagu Selayang P...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Lagu Tradisional

Lagu Melayu yang bertajuk Selayang Pandang sangat tersohor tidak hanya di Indonesia namun di Malaysia dan Singapura merupakan ciptaan komposer tanah...

Hidangan Ketupa...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Ketupat

Selain bahan bakunya yang unik, Ketupat Kopau khususnya di Desa Okura juga dihidangkan dengan makanan pendamping yang unik pula. Ketupat dimakan deng...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...