×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Pakaian Tradisional

Elemen Budaya

Pakaian Tradisional

Provinsi

Sulawesi Selatan

Asal Daerah

Kabupaten Bone

Songkok To Bone

Tanggal 24 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Sejarah Singkat

Songkok Recca, Songkok Pamiring, dan Songkok To Bone adalah nama-nama yang merujuk pada benda yang sama, namun dengan kisah dan rentang waktu penyebutan yang berbeda. Awalnya dinamakan Songkok Recca ketika Raja Bone Ke-15 Arung Palakka menyerang Tanah Toraja pada tahun 1683. Pada masa pemerintahan Raja Bone Ke-32 La Mappanyukki (1931), songkok recca’ menjadi kopiah resmi atau songkok kebesaran bagi raja, bangsawan, dan para ponggawa-pongawa kerajaan, dan disebut Songko’ Pamiring. Pada tahun 1957, Kerajaan Bone bergabung dengan NKRI.

Fungsi dan Penggunaan

Pada masa Raja Bone Ke-15 Arung Palakka, songkok recca' digunakan sebagai tanda pembeda antara laskar kerajaan Bone dengan laskar Tanah Toraja dalam pertempuran malam hari. Kemudian pada masa Raja Bone Ke-32 La Mappanyukki, songkok recca’ (atau Songkok Pamiring) menjadi kopiah resmi kerajaan dan menunjukkan tingkat kederajatan pemakainya melalui pinggiran emas. Tidak sembarang orang bisa memakainya kecuali anggota kerajaan dan adat tujuh.

Makna & Simbolisme

Benang emas yang melingkar pada Songkok Pamiring memiliki makna tingkat kebangsawanan pemakainya. Makin tinggi lingkaran emasnya, semakin tinggi derajat kebangsawanan pemakainya.

Aturan Pemakaian Songkok Pamiring

Pada waktu itu terdapat aturan yang berlaku bagi pemakai Songkok Pamiring berdasarkan golongan kebangsawanan:

  • Bangsawan tinggi atau raja dan anak raja yang berdarah biru (Maddara Takku), anak Mattola, boleh menggunakan songkok pamiring yang seluruhnya terbuat dari emas murni.
  • Golongan Arung Mattola Menre, Anak Arung Manrapi, Anak Arung Sipue dan Anakkarung boleh memakai Songkok Pamiring dengan lebar emas tiga-per-lima bagian dari tinggi songkoknya.
  • Golongan Rajeng Matase, Rajeng Malebbi boleh memakai songkok pamiring dengan lebar emas setengah bagian dari tinggi songkoknya.
  • Golongan Tau Deceng, Tau Maradeka dan Tau Sama diperkenankan memakai songkok recca dengan pinggiran emas.
  • Golongan Ata sama sekali tidak dibolehkan memakai songkok ini.

Sumber: https://bone.go.id/2018/10/13/alhamdulillah-songkok-to-bone-warisan-budaya-tak-benda-indonesia

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Peci Peci Turi

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Peci Peci Turi adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak, umumnya perempuan, di daerah Indramayu. Jumlah Pemain Permain...

Sayanghara

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Sayanghara adalah jenis perlombaan yang menggunakan batang pinang atau bambu sebagai alat utama. Batang ini ditanam tegak di tanah dan dil...

Tunggul

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Tunggul adalah sebuah tanda kebesaran yang digunakan oleh raja adat. Bentuknya berupa mata logam tajam yang memiliki gagang dari kayu. Pad...

Pantai Pagatan

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Pantai Pagatan merupakan sebuah objek wisata pantai berpasir putih yang terletak di wilayah Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu,...

Keris Siginjai

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Keris Siginjai adalah salah satu keris pusaka Nusantara yang memiliki kedudukan penting bagi masyarakat Jambi. Keris ini merupakan bagian...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...