|
|
|
|
|
|
Tari Gawi Tanggal 27 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Tari Gawi merupakan salah satu tarian suku Ende Lio yang tertua dan sudah ada sejak zaman leluhur. Menurut sumber sejarah, tarian ini sejak dulu sering ditampilkan dalam upacara adat atau ritual adat masyarakat Ende Lio, biasanya sebagai penutup acara dan ungkapan rasa syukur. Nama Tari Gawi berasal dari dua kata, "Ga" yang berarti segan/sungkan dan "Wi" yang berarti menarik, sehingga dapat diartikan sebagai "menyatukan diri".
Tarian ini berfungsi sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan masyarakat terhadap tuhan, serta mengandung nilai spiritual, historis, dan filosofis. Bentuk tarian yang para penarinya saling berpegangan tangan dan membentuk lingkaran menggambarkan rasa persatuan, kebersamaan, dan persaudaraan yang erat di antara mereka.
Tari Gawi dilakukan secara masal oleh laki-laki dan perempuan, membentuk formasi melingkar mengelilingi Tubu Busu. Penari laki-laki biasanya berada di depan atau bagian dalam formasi, sedangkan penari perempuan di belakang atau bagian luar. Terkadang penari perempuan membuat formasi setengah lingkaran. Gerakan tarian cukup sederhana, didominasi gerakan kaki maju, mundur, ke kiri, dan ke kanan secara bersamaan, sementara gerakan tangan hanya diayun-ayunkan. Tarian ini dipimpin oleh seorang Eko Wawi atau Ata Sodha yang menyanyikan syair, dan terdapat juga pemimpin tarian di dalam barisan yang disebut Ulu. Pertunjukan Tari Gawi biasanya tidak menggunakan musik pengiring, hanya diiringi oleh syair yang dibawakan oleh Ata Sodha, karena dianggap tarian yang sakral.
Kostum yang digunakan adalah pakaian adat. Penari laki-laki memakai kaos putih, sarung, kain tenun, dan destar (ikat kepala). Penari perempuan mengenakan baju khas Ende, sarung ikat, dan tenun.
Meskipun merupakan salah satu tarian tertua di Ende Lio, Tari Gawi masih dipertahankan dan dilestarikan. Tarian ini masih sering dipertunjukkan dalam acara adat. Dalam perkembangannya, tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual, tetapi juga menjadi hiburan atau pertunjukan seni. Para seniman juga sering menambahkan variasi gerakan dan musik agar lebih menarik, sebagai upaya melestarikan tradisi dan budaya.
Sumber: https://www.cintaindonesia.web.id/2018/08/tari-gawi-tarian-tradisional-dari-ende.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
Tari Gawi — Tarian, Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur · source
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |