|
|
|
|
|
|
Tari Kuntulan Tanggal 23 Sep 2026 oleh Kyas1 . |
Makna filosofis yang terkandung dalam tarian ini mencerminkan kesucian melalui warna putih pada bulu burung kuntul dan pakaian penari. Gerakan kepala ke depan dan ke belakang menirukan gerakan orang berzikir, sementara posisi kedua tangan di depan dada menyerupai paruh burung kuntul.
Tari Kuntulan merupakan tarian khas Banyuwangi. Pada masa penjajahan Belanda, saat sulit menaklukkan Banyuwangi, Belanda memberikan kekuasaan kepada otoritas setempat dengan aturan permainan agama. Raden Mas Alit, bupati pertama Banyuwangi, diharuskan memeluk Islam. Pada masa kepemimpinannya, ia menciptakan kesenian tari Gandrung yang awalnya ditarikan perempuan dengan iringan musik dan tembang bernuansa Islam seperti burda, selatun, dan tombo ati. Setelah Gandrung, muncul tari Kuntulan yang musik dan gerakannya menyerupai Gandrung, namun lebih condong menggunakan rebana dan jidor, serta musik yang mengandung unsur keislaman.
Seniman Sumitro Hadi dari Banyuwangi melakukan transformasi dengan mengubah penari laki-laki menjadi penari perempuan, dengan asumsi bahwa penari perempuan dapat memberikan penampilan yang lebih menarik. Kostum awal yang menyerupai burung kuntul diubah menjadi baju kebaya berwarna cerah dan penutup kepala berupa hiasan bunga, mirip omprok penari Gandrung.
Seniman Sahuni juga membawa perubahan signifikan pada penyajian Tari Kuntulan, bahkan bentuknya dinamakan Kundaran atau Kuntulan Dadaran. Perubahan ini mencakup penambahan instrumen musik pengiring dari kesenian Damarwulan (reong, sepasang kendang Bali) dan Gandrung (kendang, kethuk, kenong, kluncing/triangle), serta Jaranan (slompret). Penyajian musik Kundaran lebih instrumental dan menonjolkan komposisi musik dengan memadukan irama baru. Unsur Islam pada Tari Kundaran berkurang, namun perubahan ini diterima baik masyarakat.
Gerakan tari Kuntulan didominasi oleh beberapa pola gerak dasar yang mencerminkan lincah dan enerjik, serta mengandung makna filosofis dan penghormatan. Beberapa versi tari Kuntulan juga menampilkan gerakan yang kuat dan tegas, menyerupai silat.
Sumber: https://seringjalan.com/tari-kuntulan
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |